Demam Lato-Lato Kini Bagai Candu di Kalangan Anak Jambi

BERITA JAMBI – Permainan lato-lato kini heboh di media sosial, baik Instagram, Facebook, Tiktok dan lainnya. Demam lato-ato ini sudah mulai menjelajah di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Jambi.

Permainan lato-ato ini adalah sebuah permainan yang saat ini tengah viral dan populer di kalangan masyarakat hingga heboh di media sosial. Lato–lato sendiri berbentuk bulat seperti bola kecil berbahan plastik, yang mana kedua bola tersebut tersambung dengan tali.

Baca juga : Wako Ahmadi Hadiri Peringatan Hut ke 66 Provinsi Jambi

Dengan tali tersebut, kedua bola di ayun hingga saling beradu atau san terbentur sampai menghasilkan sebuah suara tok –tok–tok.

Tak hanya buat demam kalangan anak–anak saja, permainan lato–lato juga di lakukan oleh orang dewasa, baik di jambi maupun di daerah lainnya. Suara dari benturan kedua bola terkadang mereka sudah tahu, bahwa suara ini adalah suara dari lato–lato.

Lato-lato merupakan permainan yang terbilang cukup lama dan kembali ngetrend baru-baru ini, bahkan viral di media sosial. Padahal

, sejak dulu permainan ini sudah ada di tengah masyarakat, namun tidak terlalu di kenal.

Pedagang Untung

Nah, semenjak viral baru-baru ini lato-ato menjadi lahan perekonomian masyarakat, harganya pun bervariasi. Di pasaran, khususnya para pedagang untuk harga lato–lato sangat bervariasi tergantung ukuran. Ukuran besar 15 ribu, dan ukuran kecil 10 ribu yang tersedia berbagai warna–warni agar terlihat bagus dan menarik.

Kepada awak media ini, salah satu pedagang Rimba mengatakan bahwa harga lato-ato yang ia jual cukup terjangkau, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

”Untuk harga ada yang 15 ribu dan 10 ribu mas,” ucap salah satu pedagang.

Semakin viral permainan lato–lato maka semakin besar pula dampak positif bagi pedagang permainan lato–lato ini. Dampak positif, tentunya omzet pedagang semakin meningkat dan bisa membantu perekonomian mereka.

Baca juga : Jaksa Agung RI Hadiri Rapat Paripurna DPRD HUT ke-66 Provinsi Jambi

Tak hanya pedagang yang merasakan dampak positifnya, namun salah satu dari orangtua anak pun merasakan dampak positifnya juga. Sebab bisa mengurangi bermain hp, yang akan berdampak pada kesehatan mata anaknya.

”Disamping itu juga permainan ini mengasah kemampuan, dan ketangkasan anak,” ungkap salah satu orangtua anak. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page