TANJABBAR – Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diminta waspada. Karena saat ini sedang terjadi Ombak tinggi, akibat adanya peralihan cuaca ekstrim diwilayah perairan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabbar, Kosasih melalui sekretaris Suprapto sudah memberikan Instruksi kepada Camat Kuala Betara dan Tungkal Ilir untuk diteruskan kepada Nelayan di wilayah masing-masing agar tidak melaut.
Suprapto mengatakan, saat ini Pantai timur sudah memasuki musim Angin Barat. Hal ini menyebabkan intensitas gelombang mengalami peningkatan dari 0,3 sampai 1,2 meter bahkan lebih.
Sementara arus air laut sebut Suprapto, juga mengalami peningkatan. Maka dari itu melalui Camat Kuala Betara dan Camat Tungkal Ilir disampaikan agar dapat menginstruksikan kepada Nelayan untuk sementara ini jangan melaut.
” Walaupun ini sebatas Instruksi, tetapi Nelayan diharapkan berhati-hati dengan kedatangan angin barat yang bisa mengancam keselamatan,” sebut Suprapto.
Sebab kedatangan angin barat kata Suprapto, dapat memicu datangnya ombak tinggi dan mampu membalikkan pompong.
“Bahkan dari pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Jambi sepekan kedepan Tanjabbar dan Tanjabtim akan dilanda hujan,” ujarnya.
Diakui Suprapto, memang saat ini Nelayan di Kabupaten Tanjabbar para Nelayan memilih melaut demi memenuhi kebutuhan keluarga. Tetapi, hal ini tetap menjadi perhatian penting bagi pihaknya.
“Kalaupun ada Nelayan yang melaut hendaknya selalu melengkapi diri dengan peralatan keselamatan,” sarannya.
“Gunakan fasilitas keselamatan baik itu berupa pelampung dan alat keselamatan lainnya jika harus tetap melaut. Kepada seluruh Nelayan agar lebih berhati-hati agar tetap selamat jika berada ditengah laut,” sarannya.(hry)
