KERINCI – Bikin geger warga, penemuan mayat di Lempur Kerinci terungkap. Cemburu, motif pembunuhan sadis mayat terikat tali di Danau Lingkat, Lempur, Kerinci
Hati hati yang hobby chatting. Apalagi chatting dengan pacar kawan sendiri. Kalau ketahuan bisa fatal akibatnya.
Lihat saja kasus penemuan mayat kali ini. Bagus, warga Dusun Batu Lumut, Desa Aur Duri, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh Jambi. Ia tewas di tangan temannya sendiri AS gara gara chatting dengan pacar AS
“Saat sedang nongkrong tanpa sengaja AS melihat Bagus sedang chatting dengan pacarnya. Karena cemburu, AS emosi lantas terjadi cekcok dengan Bagus. Terjadi perkelahian menyebabkan Bagus tewas.” kata Kasat Reskrim, Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi, Selasa pagi (29/03).
Peristiwa ini mengemparkan warga Kabupaten Kerinci dengan penemuan mayat mengapung di dalam bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dekat objek wisata Danau Lingkat Lempur, Kabupaten Kerinci, Senin (28/3/2022).
Lalu penjaga objek wisata Danau Lingkat melaporkan penemuan mayat ini ke Polsek Gunung Raya. Mayat ditemukan mengapung sedangkan lehernya diikat dengan tali yang diberi beban batu. Karena batunya tidak berat, mayat mengapung.
Polisi dan warga mengevakuasi mayat ke rumah sakit untuk visum. Polisi mulai melakukan penyelidikan. Tidak kurang 12 jam pelaku menyerahkan diri.
Edi Mardi menyebutkan dari hasil pemeriksaan diketahui jika AS dan korban berteman. Peristiwa pembunuhan itu bermula saat AS menjemput korban, lalu mengajaknya ke kawasan Danau Lingkat, Jumat (26/3/2022).
Motif Cemburu, Korban Pembunuhan Mayat di Kerinci
Saat sedang nongkrong tanpa sengaja AS melihat korban sedang chatting dengan pacarnya. Diduga karena cemburu, AS emosi dan cekcok dengan Bagus. Lalu terjadi perkelahian, akhirnya Bagus tewas.
“Pelaku mengikatkan batu di tubuh korban dengan menggunakan tali. Tujuannya agar mayat korban tenggelam untuk menghilangkan barang bukti,” kata Edi Mardi.
Baca Juga : Mantap, Polisi Ungkap Penemuan Mayat di Lempur
Setelah melakukan aksinya Jum’at sore (26/3), malamnya pelaku sempat melarikan diri ke Padang, Sumatera Barat. Namun setelah mendengar adanya korban mengapung di dekat Danau Lingkat, pelaku menghubungi keluarga dan keluarga meminta untuk pulang ke Lempur.
“Setelah dibujuk pihak keluarga yang telah mengetahui kejadian itu, pelaku AS diminta orang tuanya pulang. Pelaku kemudian menyerahkan diri ke polisi,” tutup Edi Mardi. ( Jul )
