TANJABBAR – Dampak dari Pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini, ternya berimbas terhadap biaya seragam murid baru. Pihak sekolah pun beri keringanan bagi wali murid, yang merasa dibebankan akibat Corona.
Memasuki tahun ajaran baru di masa ‘New Normal’, kegiatan penerimaan siswa baru di sekolah setingkat SLTP dan SLTA, sudah berjalan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Baca juga : Objek Wisata Danau Pauh di Merangin Bikin Kecewa Dewan
Panitia penerimaan siswa baru di sekolah telah menyeleksi dan telah menerima, pendaftaran ulang penerimaan bagi siswa baru.
Namun disisi lain, sarana kelengkapan bagi murid terutama seragam sekolah, seakan menjadi permasalahan tersendiri bagi orang tua wali murid. Dimana untuk membayar lunas uang seragam, sekolah anak-anak mereka.
Hal tersebut dampak dari mewabahnya virus corona, yang membuat mata pencaharian masyarakat menjadi semakin sulit.
Melihat kondisi di masa sulit seperti saat ini, beberapa pihak sekolah di Tanjabbar telah beri keringanan. Serta dispensasi pembayaran seragam sekolah, bagi orang tua wali untuk membayar secara mengangsur.
Seperti yang sampaikan oleh Andi Amiruddin, panitia penerima murid baru MTSN 1 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Ia menyebutkan bahwa, terkait masalah seragam sekolah, pihaknya telah memberikan keringanan pada wali murid. Hal itu mengingat sebahagian masyarakat saat ini, mata pencahariannya semakin sulit dan terus berkurang, karena dampak dari Covid-19.
“Pada saat pendaftaran ulang siswa, masalah pembayaran baju seragam sekolah, menjadi keluhan bagi wali murid. Namun kita telah memberikan keringanan, jika pembayaran untuk seragam baju sekolah bisa diangsur dua sampai tiga kali. Akan tetapi, bagi yang mampu bisa bayar langsung secara Cash,” terangnya.
Dirinya menuturkan, memang di masa Pandemi corona saat ini, dampaknya banyak masyarakat tidak lagi bisa bekerja. Sehingga susah untuk mendapatkan uang.
Sementara disisi lain, orang tua wali murid menyambut gembira, dengan adanya keringanan pembayaran seragam sekolah. Terutama bagi anaknya, yang akan masuk sekolah MTSN 1 Kuala Tungkal.
Bilang Wali Murid
Dikatakan Lusiana, salah satu orangtua siswa baru, yang mendaftarkan ulang anaknya. Ia merasa bersyukur, karena ada keringanan uang seragam sekolah.
“Untuk pembayaran seragam sekolah, diperbolehkan dua hingga tiga kali angsuran,” katanya.
Tak hanya itu, kata dia kalau untuk membeli seragam sekolah secara cash, dirinya merasa kebingungan. Hal ini lantaran keperluan sekolah anaknya, bukan sekedar seragam saja yang harus di beli.
“Kalau bayar cash (Lunas – red), untuk seragam sekolah terasa berat. Karena banyak lagi yang dibutuhkan, dan perlengkapan lainnya untuk dibeli.” Keluhnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Untuk itu, kata Lusiana dirinya merasa bersyukur ada tenggang rasa, dari pihak sekolah. Apalagi, untuk memberikan keringanan membayar seragam, dengan cara menyicil.
“Apalagi di masa pandemi Corona, semuanya kena imbasnya. Karena mencari nafkah keluarga pun, saat ini terasa sulit.” Ungkapnya. (hry)
