Sektor pariwisata menjadi fokus perhatian Al Haris-Mashuri. Namun sayangnya, objek wisata Danau Pauh di Merangin malah bikin kecewa dewan.

Objek Wisata Danau Pauh di Merangin Bikin Kecewa Dewan

Berita Daerah Parlemen

MERANGIN – Sektor pariwisata menjadi fokus perhatian Al Haris-Mashuri. Namun sayangnya, objek wisata Danau Pauh di Merangin malah bikin kecewa dewan.

Kenyataan pahit ini ditemui sejumlah anggota dewan yang sedianya menghadiri pernikahan di Desa Pulau tengah, Kecamatan Jangkat, Sabtu (11/7/20).

Maksud hati ingin melihat wisata dan menikmati destinasi unggulan itu, namun sesampainya dilokasi malah tak terawat.

Sayfrudin, anggota Komisi I DPRD Merangin menyayangkan Objek Wisata Danau Pauh yang terkesan tidak terurus.

“Amat kita sayangkan objek wisata ini tidak terurus dengan baik, seperti toilet, jalan setapak dan joglo sebagai sarana umum bagi pengunjung tidak bisa di pakai dan banyak yang rusak tak terurus,” ujarnya.

Baca Juga : Alasan Ke Sikumbang Water Park? Begini Kata Warga Sarolangun dan Merangin

Ketua Komisi ll DPRD Muhammad Yani, lebih cenderung untuk memanggil Kepala Dinas Parpora Kabupaten Merangin dalam hal pemeliharaan fisik bangunan yang ada dilokasi wisata.

“Sebab tidak sedikit anggaran yang di tumpahkan pada tempat wisata ini. Percuma kita bangun terus kalau tidak dirawat dan hanya ngabiskan anggaran. Kemudian mengusulkan kembali pembangunan yang baru, kan sia-sia uang rakyat,” tandas Yani dilansir Bulenonews

Sementara Ketua Komisi III DPRD, Mulyadi menyampaikan harapannya untuk rekanan mengerjakan proyek di objek wisata dapat sesuai RAB.

“Apalagi ini daerah kita sendiri. Diharapkan kepada pengawas untuk serius mengawasi, seperti jalan setapak yang belum lama dibangun sudah hancur, juga septi tank wc,” katanya.

Baca Juga : Al Haris MoU Pengembangan Objek Wisata

Selanjutnya Sukadi Ketua Komisi I DPRD menanggapi laporan Kadus Danau Pauh Mastori, tentang keluhan pengunjung yang terkadang numpang buang air dirumah masyarakat karena fasilitas yang tidak mendukung.

“Dengan terpeliharanya sarana pendukung dilokasi wisata ini, maka pengunjung merasa nyaman untuk rekreasi ke sini. Atas ramenya pengunjung akan menambah Pendapatan Daerah bidang wisata. Jadi kami minta Dinas Parpora Peduli atas semua ini,” ucap Sukadi.