VIRAL – Biasanya aparat kepolisian kawal aksi demo, tapi bagaimana kalau polisi protes dan gelar aksi demo? Ya, buntut kematian George Floyd, menimbulkan beragam reaksi.
Unjuk rasa pecah di AS, Kanada dan sejumlah negara di Eropa pasca tewasnya George. Ada yang berujung kerusuhan, ada pula aksi yang malah diikuti para polisi berdemonstrasi sebagai bentuk solidaritas.
Di Texas Selatan, polisi terlihat membawa kotak pizza. Polisi di Santa Cruz, California, tertangkap kamera bertekuk lutut dalam aksi damai dengan para pengunjuk rasa.
Kebijakan Pemerintah Prancis melarang polisi menggunakan teknik mencekik leher untuk membatasi gerak-gerik tersangka, mendapat penentangan. Kebijakan, merupakan jawaban aksi protes massa buntut kematian George.
Serikat polisi di Prancis berunjuk rasa di beberapa kota menentang kebijakan tersebut.
Baca Juga : Viral Kades Jual Mobil Kesayangan, Demi Beras Warga
Beberapa serikat polisi di Paris, Jumat, memarkirkan puluhan kendaraan di halaman Arc de Triomphe. Polisi protes dan berpawai bak demo ke depan Istana Kepresidenan, Champs Elysees.
Satu poster tertempel di kendaraan yang berisi tulisan: “Tanpa Polisi, Tidak Ada Perdamaian”.
Beberapa gambar yang dibawa massa aksi memperlihatkan polisi terluka diserang massa saat bertugas.
Dalam gambar itu, ada tulisan: “Siapa yang membunuh siapa?”
Sementara di wilayah pinggiran Paris, Bobigny, pada Kamis (11/6), beberapa anggota polisi berbaris di luar kantor polisi dan melemparkan borgol mereka ke tanah.
Polisi di Lyon, memarkirkan mobil mereka di sekeliling pusat kota, Place Bellecour, dengan menyalakan lampu berwarna biru.
Menurut beberapa pegiat hak asasi manusia, dugaan aksi brutal dan rasis polisi di Prancis kerap tidak diproses hukum.
Baca Juga : Demo Save Babi, Lautan Massa Datangi DPRD Sumut
Lihat Video :
