Berkat Ketegasan Bupati,  Honor Nakes di Sarolangun Lunas Semua

SAROLANGUN – Belakangan ini persoalan Honor Nakes di Sarolangun sempat Heboh, setelah beberapa kali lakukan rapat evaluasi yang di pimpin langsung oleh Bupati membuah hasil.

Akhirnya Pemerintah Kabupaten Sarolangun membayar lunas honor tenaga kesehatan (Nakes), yang mana di ketahui terkendala karena permasalahan administrasi.

Baca juga : Heboh Pengetatan PPKM Kota Jambi, Tokoh Pemuda Jambi Angkat Bicara

Lunasnya honor nakes Sarolangun ini, berkat kegigihan dan ketegasan Bupati Sarolangun Drs. H. Cek Endra.

“Kita tahu pembayaran honor Nakes ada permasalahan administrasi, namun setelah saya panggil Nakes dan OPD terkait. Permasalahan itu selesai dan besok (Hari ini, Red) semua kita bayar lunas,” kata Bupati Cek Endra kepada media ini, Senin sore 23 Agustus 2021.

Bupati mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pembayaran insentif (honor) penanganan covid-19 Tahun 2021,kepada DPKAD yang akan di bayar lunas. Di antaranya Yaitu RSUD HM Chaib Quzwain, Puskesmas Pelawan,  Puskesmas Cermin Nan Gedang, Puskesmas Pauh. Selanjutnya Puskesmas Singkut 1, Puskesmas Sarolangun dan Puskesmas Singkut V.

Selain itu, ada 6 Puskesmas yang tidak mengajukan pembayaran honor, di karenakan tidak ada kasus pada bulan Januari sampai bulan Juni. Yaitu Puskesmas Pulau Pandan, Puskesmas Batang Asai, Puskesmas Mersip, Puskesmas Mandiangin, Puskesmas Air Hitam dan Puskesmas Sepintun.

“Total jumlah yang kita bayar lunas adalah Rp. 2.489.571.546,yang terdiri dari insentif vaksin Rp. 1.089.750.000 dan Insentif Covid Rp. 1.399.821.546,-,” jelasnya.

Dinas Kesehatan

Senada dengan Bupati,  Kadis Kesehatan Bambang Hermanto juga mengatakan insentif Nakes sudah masuk ke DPPKAD. Serta di bayarkan ke rekening penerima masing-masing.

“Untuk insentif Nakes Kabupaten Sarolangun, alhamdulillah sudah di bayarkan. Baik itu tenaga vaksinasi maupun Inakes yang menangani Covid,” katanya.

“Nakes vaksinasi di bayar dari Februari sampai Juli. Nakes penanganan Covid (Inakes) di bayar dari Januari sampai Juni 2021, SP2D-nya sudah terbit sore ini. Besok kita bayarkan ke rekening penerima,” imbuhnya.

Kadis Bambang Hermanto menyebut apa yang di intruksikan Bupati Cek Endra, dapat di bayar lebih cepat.

“Alhamdulillah apa yang  di intruksikan Pak Bupati, paling lambat insentif Nakes harus dibayar tanggal 26 Agustus. Dapat kita bayar tanggal 24 Agustus, lebih cepat,” terangnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Namun, Kabid Perbendaharaan DPPKAD ketika di konfirmasi menyebut, keterlambatan pembayaran insentif Nakes tidak bisa di sebut karena kendala permasalahan aplikasi.

“Sebenarnya, menurut kami keterlambatan ini tidak bisa di sebut karena terkendala aplikasi. Karena kami juga menyiapkan administrasi manual. Namun memang setelah Nakes dan OPD terkait di panggil Pak Bupati, permasalahan ini selesai,” terangnya. (Ajk)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033