MUARO JAMBI – Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi, Nur Subiantoro menjawab belum beroperasinya Pasar Rakyat Petaling. Belum terpenuhinya fasilitas, menjadi penyebab pasar belum beroperasi.
Bilangnya, prasarana pendukung pasar yang dibangun dari Kementrian Perdagangan itu, tengah diupayakan. Seperti pada halaman pasar, pengerjaan konblok akan segera dikerjakan. Hal ini, untuk kenyamanan pengunjung maupun para pedagang saat membawa dagangan.
“Tadi sudah saya konfirmasi ke dinas terkait, pengerjaan konblok siap berjalan. Mungkin, Agustus ini sudah berjalan,” ungkapnya, Senin (31/07) malam.
Sementara soal kebutuhan air, sedang diusulkan melalui APBD Perubahan 2018. Pasalnya, ketentuan dana pusat (DAK) diperuntukkan pada bangunan umum.
“Sementara sarana prasarana pelengkap lain, diminta dukungan dana APBD Kabupaten,” terangnya.
Soal kepengurusan pasar, Nur mengatakan sedang dipelajari pihaknya. Apakah akan dibuatkan kepengurusan, atau dilimpahkan ke desa.
“Sedang kita kaji. Bagaimana aturan yang ada. Jangan nanti melanggar aturan. Yang jelas, kita akan upayakan yang mana yang baik. Apakah kepengurusan dari sini, atau lewat desa. Kita juga sudah meminta desa, untuk mempersiapkan kepengurusan,” paparnya.
Pun demikian, soal pendapatan pasar yang akan menerapkan konsep e-Retribusi. Dimana, retribusi akan memberikan kenyamanan pembayaran iuran.
“Kita ingin pengelolaan pasar tertib. Agar, bantuan dari Kementerian Perdagangan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Win)
