Bakal Berduet Dengan PDIP di 2024, Begini Kata Politisi Gerindra di Jambi

BERITA POLITIK – Ramai dibicarakan publik, bakal berduet antara PDIP dan Gerindra di Pemilu 2024 mendatang banyak menyisakan rasa penasaran masyarakat saat ini. Terlebih dua partai ini pernah berkoalisi, kala Pilpres 2009 lalu, saat Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto mencalonkan diri.

Pun demikian, sinyal bakal berduet dan berkoalisi PDIP dengan Gerindra di tahun 2024, kembali menyeruak di muka publik. Lalu, apakah benar dua partai ini akan kembali bersatu, seperti Pilpres beberapa tahun lalu?

Baca juga : Viral, Kenapa Puan Tak Undang Ganjar di Acara PDIP? Sebagai Teguran?

Di singgung terkait hal itu, Rocky Candra sang polisi Partai Gerindra di Jambi akhirnya angkat bicara, saat di temui pada Senin (31/05/2021).

Sebelumnya juga di ketahui, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, membuka pintu koalisi bagi beberapa partai yang memiliki kesamaan Ideologi. Tak terkecuali Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra, yang dulu pernah ikut bergabung dalam koalisi saat pesta demokrasi, merebut tahta tertinggi RI 1 di Negeri ini.

Sebagaimana di sampaikan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP baru-baru yang menjelaskan, bahwa partai yang akrab dengan sapaan ‘Partai Wong Cilik’ itu, memberi lampu hijau bagi partai manapun untuk berkoalisi.

Akan tetapi, bilangnya hal ini haruslah memiliki kesamaan ideologi, serta perjuangan.

Wacana koalisi itu pun semakin mencuat, ketika Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, membuka opsi tersebut.

Betapa tidak, Muzani beranggapan hal itu bisa saja terjadi, dalam arti kata, sama-sama terbuka untuk partai lain yang memiliki kesamaan ideologi.  Apalagi, melihat hubungan baik antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Rocky Angkat Bicara

Menanggapi hal tersebut, Rocky Candra  menyebut bahwa wacana koalisi itu adalah hal lumrah. Apalagi, dalam dunia politik.

“Dinamika terus berlanjut, saya rasa, sebagai Kader di daerah. Gerindra membuka peluang koalisi bagi partai manapun. Selagi, itu se-ide dan sejalan untuk membangun bangsa,” ungkapnya.

Suara Hati Kader, 2024 Prabowo Presiden

Lebih lanjut, bilangnya, seebagai kader militan, tentunya Ia masih konsisten memperjuangkan sang Ketum menuju RI 1. Namun, lagi-lagi Ia menekankan partai bakal dinamis, selagi itu terkait kepentingan rakyat.

“Namanya politik semuanya dinamis, tidak bisa kita berkaca pada masa lalu masa tengah. Ataupun masa yang akan datang,” tegasnya.

Saat disinggung, soal kemungkinan bakal koalisi di Provinsi Jambi. Rocky pun tak menampik, karena menurutnya tidak menutup kemungkinan akan bersatu dua partai ini. Di tambah lagi, jika memiliki kesamaan tujuan soal kesejahteraan masyarakat.

“Yang jelas, ketika kepentingannya sama, membangun Indonesia. Dan juga mensejahterakan masyarakat, apapun bisa terjadi,” tambahnya.

Siapa Juru Kunci di Jambi?

Pun demikian, mengenai bagaimana mekanisme dan keputusan pastinya, terap tergantung dari DPP Partai.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Akan tetapi, jika hal itu benar-benar terjadi di tingkat nasional. Maka, untuk koalisi di tingkatan Provinsi Jambi. maka itu kembali kepada ‘Juru Kunci’.

“Di Gerindra ada Bapak Sutan Adil Hendra, yang menjadi juru kunci. Mungkin, di PDIP ada Mas Edi Purwanto juru kuncinya. Nah, makanya mungkin nanti seluruh partai bisa berkoalisi dan duduk bersama,” tukasnya. (Tr01)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033