BERITA VIRAL – Suku Anak Dalam (SAD) viral di platform media sosial, TikTok. Hal ini lantaran keluhan babi atau hewan buruan di hutan habis, SAD di Merangin tak bisa berburu, doakan ini pada Tuhan.
Keluhan SAD atau sebutan lainnya, Orang Rimba ini terekam di video berdurasi 1 menit 14 detik. Kepolosan SAD yang mengenakan kaos berwarna hijau dalam video viralvideo viral, yang menarik warganet.
“Apo gawe, berburu idak?,” suara perekam video bertanya.
Suku Anak Dalam itu menjawab, jika Ia tak lagi berburu. Hal ini lantaran, hewan yang biasa mereka buru telah mati.
“Babinyo lah mati galo,” katanya.
Percakapan keduanya pun terungkap, jika hewan buruan SAD ini telah terserang penyakit. Sehingga populasi Babi berkurang dan bahkan warga SAD itu tak lagi bisa berburu.
Dampaknya kemudian, membuat kehidupan warga SAD terganggu. Umumnya, warga SAD mengandalkan kemampuan berburu untuk menghidupi keluarganya.
“Semoga cepat besak (Besar,red) babi-babi yang kecil,” kata perekam.
Namun ternyata, jawaban SAD itu mengejutkan. Karena, Ia mengatakan bila semua kawanan babi itu seolah punah dari hutan.
“Ini yang kecik-kecik ludas (Ludes,red),” katanya
Dalam video unggahan akun @Eko Putra itu, SAD berharap dapat lagi berburu. Ia meminta kepada Tuhan, semoga Tuhan kasih babi lagi.
Baca Juga : Bupati Usulkan Hutan Tahura di Batanghari Jadi Pemukiman SAD
Kepolosan inilah yang membuat viral video yang sudah tayang lebih dari 678 ribu kali itu.
Belum diketahui lokasi video ini. Namun bila melihat aktivitas akun dengan pemilik 1,6 juta pengikut ini terpantau berada di Kabupaten Merangin.
SAD sendiri, tersebar di banyak kabupaten di Provinsi Jambi seperti Kabupaten Merangin, Sarolangun, Batanghari hingga Tebo. Selain nomaden alias berpindah-pindah, SAD saat ini ada pula yang telah menetap.
(Red)
