Akui Stok Gula Masih Terbatas, Dinas Ketahanan Pangan Akan Terus Berupaya

JAMBI – Terkait stok gula pasir yang saat ini masih menjadi kendala di Jambi, terus menjadi PR bagi pemerintah. Salah satunya yakni Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.

Dalam menjamin stok gula pasir di pasaran dapat tercukupi, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, terus berupaya agar kebutuhan masyarakat dalam memperoleh gula dapat teratasi.

Baca juga : Ditantang Kepala PLN, Bupati : Jangankan Jambi, Presiden Pun Saya Siap

Dikatakan Amir Hasbi selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, bahwa saat ini stok gula pasir masih menjadi kendala bagi pemerintah.

Karena, di Jambi sendiri tidak ada yang memproduksi gula, sehingga harus membeli dari luar Provinsi, seperti dari Banten dan Lampung.

Pun demikian, untuk saat ini dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan, dan Hari Raya Idul Fitri nanti, pihaknya akan terus berupaya dalam memenuhi stok gula pasir tersebut.

“Kami akan terus berupaya, untuk mencukupi kebutuhan gula di Provinsi Jambi, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.” Kata Amir saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/04/2020).

Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini, stok gula di Bulog sudah ada, tetapi masih sangat terbatas.

“Kalau di Bulog saat ini ada sekitar 80 ton. Tapi kalau di distributor sudah kita siapkan sekitar 440 ton,” ujarnya.

Dengan jumlah yang apabila di total kan stok di Bulog dan di distributor saat ini, ada sebanyak 520 ton. Diperkirakan, ini akan cukup untuk dua Minggu kedepan.

“Sembari itu, kita juga terus berupaya untuk menambah stok gula ini. Jadi ketika Habis, kita masih punya stoknya.” Bilangnya.

Oleh karena itu, ia berharap dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan hari raya idul Fitri nanti bisa terpenuhi. Minimal untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di Provinsi Jambi.

“Kita berharap, sampai lebaran nanti bisa mencukupi. Minimal untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kita, masyarakat Jambi.” Imbuhnya.

Dua Pabrik Diwajibkan Suplai Gula Setiap Provinsi

Tak hanya itu, ia membeberkan bahwa pemerintah pusat juga sudah mengeluarkan surat edaran, kepada dua pabrik gula supaya menjual ke Provinsi yang ada di Indonesia ini.

“Pemerintah Pusat juga sudah membuka keran kepada Bulog, kepada distributor agar membeli gula pasir ini ke pabrik-pabrik itu.” Ungkapnya.

Senada dengan hal itu, pihaknya juga terus berupaya untuk mendorong Bulog dan distributor ini, agar cepat membeli gula pasir di pabrik tersebut. Karena ada dua pabrik yang diwajibkan pemerintah pusat, untuk menyuplai gula pasir ke Jambi dan provinsi lain.” Paparnya.

Lihat juga video : PDP di Jambi Bertambah

Adapun pabrik tersebut, yakni PT Berkah Manis Makmur di Banten, dan PT Sugar Labinta yang ada di Lampung.

“Disini juga ada beberapa Provinsi di Indonesia, yang diwajibkan oleh pemerintah pusat kepada mereka, untuk menyuplai gula pasir ini.” Tandasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033