Ada Trans Siginjai Tapi Tak Diminati, Varial Adhi Siapkan Jurus

JAMBI – Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Pemerintah, hingga kini operasional bus Trans Siginjai masih konsiten dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Provinsi Jambi. Diakhir tahun ini juga, direncanakan Armada Bus tersebut akan ditambah lagi sebanyak 5 unit oleh Kementerian Perhubungan.

Sepertinyang dikatakan oleh Kepala dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Saputra bahwa selain menambahkan 5 armada bus trans siginjai ni, pihak nya juga akan terus berupaya melakukan berbagai hal. Sehingga nantinya masyarakat bisa menikmati angkutan umm tersebut dengan aman dan nyaman.

“Ya awalnya kami mengusulkan untuk menambah armada bus trans siginjai ini, sebanyak 20 unit. Akan tetapi yang diterima dan akan dikasih yakni 5 unit. Selain itu kita juga sedang menevaluasi rute dan koridor yang sedang kita buat, karena memang ada beberapa titik kosong masih, Load Faktor merendah. Contohnya kalau diluar itu lebih sedikit, kenapa tidak kita masukkan kedalam seperti di IAIN, kita masukkan kedalam itu. Itu salah satu upaya kita untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada masyakat.” katanya saat ditemui Dinamikajambi.com usai menghadiri acara di Kantor Gubernur Jambi, Rabu (12/9/18).

Lebih lanjut, Varial juga menyampaikan bahwa tujuan dari Trans siginjai ini, sebetulnya, ingin masyarakat itu beralih dari membawa kendaraan sendiri bisa menggunakan fasilitas kendaraan umum. Sehingga nantinya dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, dan tingkat rawan kecelakaan pun lebih berkurang.

“Artinya kita berkeinginan untuk jalur-jalur tertentu, seperti jalur mendalo ini kan sangat padat, rawan kecelakaan. Maka kita buat rute koridor untuk lalu lintas di luas jalan ini,” paparnya.

Saat ditanyakan, bagaimana perkembangan penumpang trans siginijai ini sendiri, Kadishub itu menyebut bahwa sepertinya terjadi stagnan, tidak membeludak seperti diawal dulu. Karena baginya masyarakat yang menggunakan angkutan tersebut juga pada jam-jam tertentu, seperti jam pergi sekolah, jam pergi dan pulang kantor, itu sudah hal yang hajar.

“Karena mobilitas manusia ini kan ada rutinitas mereka, namun ada waktu tertentu ini harus ada antisipasi. Sehingga tidak terjadi kekurangan kendaraan, kemudian jumlah bus yang ketersediaan ini tetap bisa mengakomodir penumpang-penumpang yang akan menggunakan ini.” bebernya.

Kemudian untuk jalur ke babarkes dari jambi ini, dirinya mengatakan memang mayoritas penumpangnya adalah anak sekolah. Akan tetapi ibu-ibu rumah tangga juga banyak. “Karena mereka ada yang menyampaikan dengan saya langsung, pak tolong kalau bisa dibuatkan haltenya didekat sini. Itu artinya kan animo masyarakat itu kan tinggi, itu yang perlu kita antisipasi.” jelasnya.

“Kemudian kita juga ingin mengembangkan jalur transportasi untuk di dalam kota ini sendiri, kita akan berkoordinasi nanti dengan Dishub kota, dan koridor-koridor kemaren ditetapkan juga jika koordisani dengan kota. Dan kita juga menyiapkan nanti lebih banyak halte-halte yang portable, dan harte potable ini nanti juga lebih banyak dari pada yang permanen,” tambahnya.

Dirinya berharap, semoga Anak-anak sekolah, mahsiswa, ibu-ibu rumah tangga, dan bapak-bapak yang mempunyai mobilitas yang tinggi, dapat memanfaatkan angkutan trans siginjai ini dengan baik. Karena selain nyaman, harganya pun murah.

“Harapan kita, ya semoga masyarakat bisa menggunakan trans siginjai ini dengan nyaman. Asyik, dengan harga murah, atrinya kenyamanan itu terjamin.” pungkasnya. (Nrs).

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033