MERANGIN – Carut marut Seleksi PPPK 2024 membuat gelisah puluhan honorer RSUD. Upaya demi upaya dilakukan, termasuk strategi lapor ke Polda Jambi.
Hal ini terungkap saat perwakilan puluhan honorer RSUD Kolonel Abundjani, Sabtu (11/11/2024) siang di kediaman Toni, anggota DPRD Merangin.
Berbagai hal dicurahkan para honorer tersebut. Mulai dari lolosnya ke database BKN, namun malah gagal di seleksi administrasi.
Angin segar di masa sanggah, sempat menenangkan. Namun sayangnya, kabar buruk BKPSDMD Merangin yang sedianya pulang Minggu (12/11/2024) dan mengelar rapat, menundanya hingga Senin (13/11/2024).
Sebagai wakil rakyat, Toni menampung aspirasi para honorer yang telah bekerja bertahun-tahun, hingga ada yang sudah belasan tahun.
Ia pun mencoba mengkonfirmasi pihak terkait itu mendapatkan penjelasan.
Toni kemudian mengarahkan, agar para honorer tetap tenang dan segera menemui Ketua DPRD Merangin dan pimpinan lainnya.
“Hari Senin nanti, ada paripurna. Coba nanti kita minta jadwal untuk pertemuan,” kata Toni.
Politisi PDIP ini mengatakan, masalah ini merupakan ranah dari Komisi I DPRD Merangin. Sementara Ia, merupakan anggota Komisi III DPRD Merangin.
Namun sebagai wakil rakyat, Toni harus menerima suara dari warganya.
“Semoga masalah ini cepat ditindaklanjuti, jangan sampai berlarut-larut. Kita hargai pengabdian mereka,” katanya.
Sebelumnya, perwakilan honorer sempat mendatangi Wakil Ketua DPRD Merangin, Herman Effendi. Namun sayangnya, Ia tengah berada di Jambi.
Hingga akhirnya, para honorer mengadu ke Toni sekitar pukul 13.00 Wib.
Lapor ke Polda Jambi
Para honorer yang didominasi perempuan itu akan berjuang sekuat tenaga, untuk status mereka. Hal ini mengingat 2025 tidak ada lagi pengangkatan honorer.
“Kalau nanti DPRD tidak selesai, kita mengadu ke Polda Jambi,” cetus honorer.
Baca Juga : 2 Kali Sekda Merangin Dipanggil Polisi Terkait PPPK Guru
Pengaduan atas dugaan kecurangan dilakukan di Jambi, bukannya polres, para honorer hampir bersamaan mengatakan seleksi PPPK sebelumnya tak berujung.
“2023 bae dak selesai, bagus ke Polda bae,” kata salah satu honorer, disambut yang lainnya.
