Negeri Jambi Bertenaga Matahari

Aktifitas desa semakin lancar. Anak-anak mengaji, poskamling hingga yasinan semakin nyaman berlangsung di desa-desa di Kota Sungai Penuh setelah desa mereka terang benderang,.

Suasana ini terasa sekali, salah satunya di Desa Sungai Ning, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Jalan lingkungan terang benderang, namun tak menyedot anggaran desa. Kok bisa?

Nah ternyata, hal ini karena desa telah mengunakan lampu jalan bertenaga surya. Jalan lingkungan di dusun-dusun telah mengunakan lampu tersebut beberapa tahun terakhir.

Tentunya, ini menghemat pengeluaran desa untuk biaya listrik yang tentunya tidak sedikit jika dihitung dari banyaknya pemasangan lampu jalan yang ada.

Ahmad Kamil, Kepala Desa Sungai Ning bercerita jika lampu jalan yang menerangi jalan desanya itu, mengunakan dana desa. Pemasangan lampu bertahap, sesuai kebutuhan dan kemampuan desa.

“Sesuai dengan hasil musyawarah desa dan permintaan masyarakat, disana gelap, nah itu,” katanya.

Mereka memulainya sejak 2019 lalu, mengisi jalan demi jalan di lingkungan dan dusun di Desa Sungai Ning. Kegelapan desa sirna, menjauhkan dari tindak kejahatan

“2021 ada, 2020 tidak ada, 2019 ada,” katanya.

2 tahun belakangan, desa mengupayakan pemasangan lampu jalan bertenaga surya ini lewat kementrian. Sebab, bilang Kamil masih ada jalan lingkungan yang belum terpasang lampu jalan.

Selain menerangi jalan lingkungan dan mampu menghemat anggaran, sejauh ini pemasangan lampu jalan belum merogoh dana desa.

Kamil mengatakan, belum ada mengeluarkan dana untuk perawatan lampu jalan lingkungan tersebut.

Ternyata, tidak hanya Desa Sungai Ning yang dipimpin Ahmad Kamil saja yang mengunakan lampu jalan bertenaga surya tersebut. Beberapa desa lainnya juga mengunakan.

Menghemat anggaran dan pemakaian tenaga listrik ini ternyata juga sudah diterapkan di banyak jalan-jalan yang ada di Jambi.

Jembatan Lintas Sumatera, Kabupaten Merangin mengunakan lampu bertenaga surya sudah 2 tahun belakangan, atau tepatnya setelah jembatan tersebut rampung. Ada 48 lampu terpasang disini.

Pemanfaatan tenaga surya ini telah dilakukan berbagai elemen. Hal ini terungkap dalam Pelatihan Institute for Essential Services Reform (IESR) dengan 11 wartawan di Jambi mengedukasi pemanfaatan tenaga surya dan energi terbarukan.

Salah satunya yang dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir. OPD yang dipimpin oleh Tandri itu, bahkan memasang panel tenaga surya untuk kantor Dinas ESDM Provinsi Jambi yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim, Telanaipura, Kota Jambi itu.

Dinas ESDM sendiri telah memasang lampu tenaga surya untuk banyak Fasilitas Umum (Fasum) dari jalan hingga tempat praktek bidan.

Mengurangi pengunaan tenaga listrik dari fosil tersebut, Dinas ESDM Provinsi Jambi telah memasang 142 unit pada tahun 2021.

“Tahun 2022, kita pasang 207 unit. Tahun 2023 ini, 56 unit di APBD-Perubahan,” kata Kepala Bidang Energi, Dinas ESDM Provinsi Jambi, S Pandu Hartadita.

Bagaimana dengan pemeliharaan lampu jalan tersebut? Ternyata, beberapa tahun belakangan ini pemasangan lampu jalan tenaga surya itu memakai garansi.

Selama 3 tahun, lampu tersebut bergaransi. Sehingga, kalau ada yang mati, Pandu bilang langsung mengklaim kepada penyedia.

“Kita akan bantu klaim kepada pelaksananya,” katanya.

Dinas ESDM Provinsi Jambi sendiri telah memasang lampu bertenaga surya di 9 dari 11 kabupaten/kota.

Sementara Kementrian ESDM melalui Ditjen EBTKE telah memasang unit PJU-TS di 67 titik di Kabupaten Kerinci pada tahun 2018 lalu.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page