Waduh..!! Bukan Hanya Nyamuk, Pacet Juga Temani Siswa Belajar di Sekolah ini

MUARO JAMBI – Diketahui, jam belajar efektif siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tiap hari adalah 7,5 jam, belum ditambah dengan kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan siswa yang lain.

Biasanya, siswa SMK lebih banyak menghabiskan waktunya di lingkungan sekolah. Untuk itu, sekolah yang baik adalah sekolah yang tidak hanya mengutamakan proses belajar mengajar, tetapi juga memperhatikan kesehatan lingkungan sekolah.

Bagi para siswa, terbantunya kegiatan belajar mengajar memerlukan lingkungan sekolah yang nyaman, bersih, dan cukup pepohonan.

Tapi, apa yang terjadi dengan SMK N 10 Muaro Jambi, tidak seperti apa yang di harapkan oleh siswa. Lihat saja, halaman sekolah SMK ini rumputnya sudah setinggi lutut orang dewasa.

Dengan kondisi tersebut, tak hayal menjadi sarang dan tempat nyaman bagi berbagai spesies serangga dan hewan lainnya untuk berkembang biak, terutama nyamuk. Banyaknya nyamuk tersebut tentu menjadi ‘momok’ yang menggangu para siswa/i sekolah itu dalam menimba ilmu.

Keluhan ketidaknyamanan akan hal tersebut sudah pasti akan mengudara dari para pelajar, contohnya saja dari salah satu siswi ini. “Terganggu, terus juga banyak nyamuk dikelas. Sayapun pun bingung kenapa pihak sekolah tidak memperhatikan itu,” ujar Laila, siswi SMK N 10.

Laila juga menjelaskan bahwa disekolah itu bukan hanya ‘kaya’ dari kawanan nyamuk, tetapi hewan lainnya. “Bukan hanya nyamuk, kadang ada pacetnya. Terus banyak kaki seribu,” keluhnya. (Tr01)