BERITA POLITIK – Pengisi kursi Wakil Bupati Merangin, yang akan mendampingi Mashuri belum menemukan titik terang. Anggota DPRD Provinsi Jambi, Izhar Majid atau akrab di sapa ‘Montok’ sebut Bupati Merangin butuh pendamping yang enerjik.
Usai Bupati Merangin periode 2018-2023, Al Haris terpilih menjadi Gubernur Jambi, secara otomatis Mashuri yang dulunya sebagai Wakil Bupati, beberapa waktu lalu secara resmi di angkat menggantikan posisi Al Haris.
Kendati demikian, kurang lebih 3 dilantik sebagai Bupati Merangin, hingga saat ini Mashuri belum memiliki pendamping, padahal butuh Wakil Bupati.
Baca juga : Kabar Gembira Bagi Warga Jambi, Syarat Wajib PCR Penerbangan Dihapus
Tak ayal, hal ini kembali mendapat tanggapan dari Izhar Majid, Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Sarolangun-Merangin.
Montok menjelaskan, penyebab belum terjawabnya teka-teki tersebut, pasalnya sejauh ini dari kalangan Partai Koalisi Merangin Mantap, belum mengeluarkan rekomendasi.
“Hari ini, kita masih menunggu keputusan dari partai. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat keluar keputusannya,” ungkapnya, Rabu (03/11/2021) di Gedung DPRD Provinsi Jambi.
Mengingat Usia Bupati, Montok Sebut Segera Ada Pendamping
Sementara, bilangnya, guna membantu jalannya roda pemerintahan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, Mashuri sangat membutuhkan sosok pendamping yang enerjik.
Bukan hanya itu saja, Politisi Partai Hanura ini menambahkan, hal ini juga sehubungan dengan kondisi kesehatan Bupati Merangin.
“Merangin segera harus memiliki wakil Bupati. Karena kita tau, kondisi Pak Bupati kita hari ini, sudah berumur dan kondisi kesehatan beliau tidak begitu fit. Mudah-mudahan, di 2021 atau 2022 sudah ada yang mendampingi beliau,” tambahnya, seraya berempati.
Selanjutnya, di ketahui juga Ketua Komisi II ini santer di bicarakan masuk dalam bursa tersebut. Saat di singgung, apakah sosok enerjik yang layak sebagai pendamping Mashuri, apakah ada padanya?
Lagi-lagi, Politisi yang khas dengan berkumis itu, masih bersikap dingin dan menyerahkan sepenuhnya pada keputusan partai.
“Kalau itu, tergantung nantinya penilaian dari masyarakat. Kalau saya sebenarnya, sebagai Putra daerah, punya keinginan untuk membangun Merangin. Dengan sekuat usaha saya, kalau di takdirkan, tentu saya siap.” (Tr01)
