BERITA POLITIK – Amar putusan MK soal Pemilihan Suara Ulang atau PSU Pilgub Jambi usai digelar. Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Provinsi Jambi sebut partisipasi pemilih di PSU meningkat. Berikut catatan lengkapnya.
Sebagaimana diketahui, Pelaksanaan PSU di Provinsi Jambi dilaksanakan di 88 TPS. Dimana, berlokasi di 41 kelurahan/desa, dalam 15 kecamatan.
Amar putusan MK soal pelaksanaan PSU itu tersebar di 5 Kabupaten/Kota. Yakni, Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Melalui keterangan tertulisnya, Mochammad Farisi selaku Ketua KOPIPEDE Jambi mengatakan, turut mengapresiasi sejak awal hingga berakhirnya PSU tersebut.
“Terakhir, Kopipede mengapresiasi dan memberikan selamat kepada penyelenggara Pemilu. Yakni, KPU, Bawaslu, Polda Jambi. Kemudian, Pasangan Calon, Partai Politik, dan seluruh lapisan masyarakat Jambi,” ungkap Farisi, Sabtu (29/05/2021).
Meski dalam pandangan Akademisi Universitas Jambi ini, melalui pemilihan ulang ini adalah evaluasi bagi perjalanan Demokrasi. Seperti, diwarnai issu Money Politic dan Aksi Demonstrasi terhadap KPU Provinsi Jambi.
Namun, sejauh ini, Ia beranggapan perjalan PSU ini berjalan dengan Demokratis. Ditambah lagi, bebernya, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat di 88 TPS.
“Naik karena sosialisasi, informasi dan motivasi yang di dapat masyarakat, untuk datang ke TPS sangat tinggi.” tambahnya.
Berikut Catatan Lengkap KOPIPEDE
1) PSU dipersiapkan dengan baik, berkat koordinasi yang intens atara KPU, Bawaslu, Polda Jambi dan Pementah Daerah serta stake holder terkait, seperti;
– Persiapan teknis terkait perlengkapan TPS lancar
– Rekruitmen penyelenggara adhoc lancar
– Koordinasi terkait pengamanan dari polda dan pakta integritas pasangan calon juga lancar
2) Terjadi beberpa kali aksi demo terhadap KPU terkait netralitas dan integritas, namun semua aksi tetap berjalan tertib dan lancar.
3) KPU, Bawaslu dan DKPP RI hadir di Jambi melakukan supervisi, polda jambi menggelar patroli pengamanan skala besar, sehingga penyelenggaraan PSU lebih teliti dan dilakukan dengan pengawasan ketat.
4) Terdapat isu dan pemberitaan terkait poitik uang dan pembagian sembako, diharapkan bawaslu bisa segera menyelesaikan penyelidikan dan menyampaikan hasilnya ke masyarakat.
5) Pada hari H penceblosan, Kamis 27 Mei 2021 secara umum berjalan dengan aman dan damai, seperti:
– Protocol kesehatan dijalan dengan taat dan baik
– Partisipasi masyarakat di 88 TPS meningkat dibandingkan saat pilkada 9 Desember 2020
– Ada kejadian terkait warga yang tidak bisa memilih karena pemekaran wilayah desa dan alamat di KTPnya belum dirubah.
6) Hasil real count beberapa lembaga perolehan suara PSU, Paslon 03 Haris-Sani unggul dari Paslon 01 CE-Ratu, dengan demikian secara kumulatif Haris – Sani menang. Namun tetap harus menunggu rekapitulasi dan keputusan resmi dari KPU Provinsi Jambi.
7) Bila dihitung selisih suara paslon 01 dan 03 masih berada di ambang batas syarat mengajukan gugatan ke MK, namun harapan kami tidak terjadi lagi gugatan dari paslon 01 ke MK. Dan semua pihak bisa legowo dengan hasil PSU, terjadi rekonsiliasi dan mulai focus untuk membangun Jambi.
8) Terakhir Kopipede mengapresiasi dan memberikan selamat kepada penyelenggara KPU, Bawaslu, Polda Jambi, pasangan calon, partai politik dan seluruh lapisan masyarakat Jambi yang melaksanakan PSU secara demokratis.
Terakhir, Farisi berpesan melalui catatan dan evaluasi ini, diharapkan kualitas demokrasi Jambi kedepannya menjadi lebih baik.
(Tr01)
