BERITA VIRAL – Video pria diduga preman mendatangi markas Koramil di Garut viral di media sosial. Dia Dadang Buaya, usai gelut nekat ngamuk datangi markas TNI
Melansir dari akun Instagram @infokomando, Sabtu (29/5/2021), pria tersebut kemudian diketahui bernama Dadang Buaya.
Ada dua unggahan dengan yang menjelaskan bagaimana kronologi awalnya peristiwa rencana penyerangan tersebut.
Di unggahan pertama foto Dadang Buaya bersama rekannya mendatangi markas Koramil sampai saat ketika dia di tangkap.
Sedangkan unggahan kedua dalam bentuk video, dimana Dadang Buaya mengeluarkan senjata tajam dari dalam mobil dan kemudian anggota TNI lain menahannya.
Di unggahan ini juga jelas penyebab awalnya terlibat keributan antara Dadang Buaya dan Anggota TNI
Kronologi
Masih dikutip dari akun Instagram @infokomando, peristiwa ini berawal ketika seorang nelayan bernama Jaka (54) sepulang dari melaut, motornya nyaris bertabrakan dengan Dadang yang melawan arus.
Tak terima ditegur oleh Jaka, Dadang kemudian menodongkan sebilah belati ke leher Jaka sambil menamparnya. Keduanya lalu terlibat adu mulut.
Jaka lalu menemui adiknya yang kebetulan anggota TNI AD bernama Lettu Sapreudin untuk membantu menyelesaikan masalahnya.
Lettu Sapreudin pun mendatangi Dadang yang saat itu tengah dalam kondisi mabuk. Perkelahian diantara keduanya tak terelakan hingga ada warga melaporkan adanya keributan ke Polsek Mancagahar.
Namun bukannya mereda Dadang Buaya malah menyerang Babinmas dan membantingnya.
Baca Juga : Ngamuk, Warga Wagete Bakar Markas Kepolisian
DA lalu merampas golok milik petani yang tidak jauh dari lokasi lalu mencoba membacok anggota polisi itu tapi berhasil digagalkan.
Aksi brutal Dadang Buaya berhasil dibubarkan oleh anggota Polsek Pameungpeuk.
Dadang Buaya yang tidak puas dengan kejadian tersebut lalu kembali bersama 15 orang temannya kemudian
mendatangi Koramil Pameungpeuk dengan niat mencari adiknya JK.
DA yang dalam keadaan pengaruh minuman alkohol mencoba menerobos masuk ke dalam Koramil sambil membawa senjata tajam.
Anggota Koramil Pameungpeuk berhasil menghalau DA kemudian mengamankan sejumlah senjata tajam yakni katana dan golok.
Dadang Buaya pun berhasil diusir oleh anggota Koramil Pameungpeuk.
Adu Mulut Dadang Buaya Datangi Markas TNI
Sempat terjadi adu mulut antara Dadang Buaya dan sejumlah Anggota TNI
Meski awalnya gagah berani datangi Markas Koramil, Dadang Buaya akhirnya berdarah-darah setelah di amankan.
Ini adalah rekaman saat Dadang Buaya terlibat cekcok dan mendatangi Koramil.
Slide 1 Dadang Buaya bersama temannya mendatangi Koramil dalam keadaan mabuk dan membawa senjata tajam.
Slide 2 Teman2 Dadang Buaya dengan menggunakan motor tiba di Koramil.
Selanjutnya lide 3 Dadang Buaya saat terlibat cekcok dengan Jaka dan Lettu Sapreudin.
Slide 4 Dadang Buaya saat dibekuk oleh anggota Koramil Mancagahar.
IG @infokomando
Preman jaman sekarang kebanyakan ulah sama aparat.
Nanti kalau “gaya lama” kita kembali lagi kira2 mereka masih bisa seenaknya sama kita ga ya?
Duh dadang dadang, kali ini jadi buaya beneran

Berbagai komentar dari netizen pun berdatangan.
Banyak yang mengaku juga merasa resah dengan kehadiran preman di lingkungan sekitarnya.
Adapula netizen yang geram melihat tingkah Dadang Buaya.
@arjof****: “Ormas PP Wajib di bubarkan min, selalu buat resah dan kerusuhan,”.
@rudi.deis: “Bener bgt..klo mau nyerang markas polisi n TNI emang kudu mabok dulu. Klo sehat otaknya pasti mikir duluan,”.
@bondanstrong: “Kok ngamok di kandang singa,”.
@mochamad_vikram: “Kok makin sini ormas makin berani ya.. ratakan jgn kasih kendor,”.
@oki_firdaus: “sekuat apapun kalian jangan lawan TNI, TNI punya rakyat ibu kandung rakyat, di cintai rakyat,”.
