BERITA JAMBI – Nasib malang tak dapat di elak Ari Yusuf, Wartawan TVRI Jambi yang rumah nya di bobol maling, saat tengah melaksanakan tugas ke luar daerah. Televisi dan Mesin cuci nya pun, digondol maling sekitar pukul 02.44 wib di lokasi.
Kawanan maling ini, beraksi di rumah wartawan TVRI Jambi, Ari Yusuf (32) di Kabupaten Muaro Jambi. Tepatnya, Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Rabu (28/04/2021) sekitar jam 02.44 WIB dinihari.
Dari informasi yang di perolah, pada saat kejadian rumah wartawan TVRI Jambi ini sedang kosong. Di mana, kala itu Ari tengah menjalankan tugas di luar daerah, sementara sang istri sedang berada di rumah orang tuanya.
Baca juga : Pistolnya Dirampas Saat Lakukan Penggerebekan, Kanit Reserse Narkoba Polres Ditikam Warga
Nasib naas pun tak dapat di elak Ari dan keluar, TV hingga mesin cuci di rumahnya pun amblas di gasak maling yang di duga berjumlah empat orang.
“Aksi pelaku menjelang sahur itu terekam kamera CCTV. Pelaku di duga berjumlah empat orang. Dua orang berperan sebagai eksekutor dan dua orang lagi berjaga-jaga di luar rumah,” ujar sahabat korban, Eko Wijaya, wartawan SCTV di lansir dari Infojambi.com.
Acak-Acak Barang di Rumah Korban
Selain itu, kondisi rumah usai di bobol maling, tampak barang-barangnya di acak-acak dan berahamburan. Di duga hal ini, di lakukan oleh pelaku, untuk mencari barang berharga.
Dalam cctv tersebut, nampak salah satunya pelaku, namun sayangnya Ia mengenakan penutup wajah. Sehingga tak begitu jelah, raut wajahnya bagaimana.
Berita lain : Soroti Larangan Mudik, Dewan : Jangan Cuma Batasi Masyarakat, Bagaimana WNA
“Mereka masuk dengan merusak daun jendela. Televisi di kamar, mesin cuci di dapur juga raib. Kebetulan, rumah orangtua saya bersebelahan. Saat orangtua bangun untuk sahur, para pelakunya langsung kabur. Kalau tidak, mungkin motor dan barang berharga lainnya ikut di sikat,” kata Ari Yusuf, saat di konfirmasi Rabu sore itu.
Tak ayal, setelah mengetahui kejadian tersebut, Ari pun langsung membuat laporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Jaluko, supaya melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para pelaku.
“Semoga para pelaku dapat segera di tangkap. Ini adalah peristiwa kedua kalinya di rumah saya,” tukasnya. (Red)
