BERITA VIRAL – Lakukan penggerebekan, polisi temukan 22 orang di kamar hotel. 11 pelajar SMP dan SMA di amankan, lantaran di duga terlibat kasus prostitusi online.
Sementara 18 orang lainnya, berhasil kabur. Sementara 11 pelajar SMP dan SMA yang di duga terlibat prostitusi ini, di amankan untuk di mintai keterangan lebih lanjut.
Baca juga : Ingin Mati Syahid, Hingga Sebut Ahok, Ini Wasiat Pelaku Serang Mabes Polri
Sebelumnya, polisi berhasil membongkar sarang prostitusi anak, yang diduga melibatkan pelajar SMP dan SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.
Sebanyak 11 pelajar SMP dan SMA, yang di duga terlibat prostitusi online di amankan di empat kamar hotel di Jalan Soeprapto, Kecamatan Pontianak Selatan pada Selasa malam (30/3).
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo mengatakan, pada Selasa (30/03/ 2021) menerima informasi, bahwa ada sekelompok anak-anak sedang kumpul di hotel tersebut.
Dari informasi itu, jajaran Polsek Pontianak Selatan langsung mendatangi hotel, untuk melakukan pengecekan dan penggerebekan.
Leo melanjutkan, hasil dari pengecekan dan pemeriksaan di beberapa kamar hotel. Mengejutkan di temukan 22 orang, yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Terakhir 3 pria dewasa. Di antaranya ada pelajar SMP dan pelajar SMA.
“Ini adalah masalah kemanusiaan. Tentu untuk menanganinya, kami akan bekerjasama dengan instansi terkait,” kata Leo di temui di Mapolsek Pontianak Selatan.
Menurut Leo, mereka yang di amankan akan menjalani pemeriksaan.
Mereka yang terlibat pidana hukum, akan di proses. Sementara anak-anak, akan di lakukan pembinaan.
“Untuk hotel, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah kota agar dievaluasi dan pemberian sanksi,” tuturnya.
18 Anak Melarikan Diri Saat Digerebek
Anggota Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, Alik R Rosyadi mengatakan setelah di lakukan pendataan dari 22 orang yang di amankan. 11 di antaranya, masih berstatus sebagai pelajar SMP dan SMA.
Alik menerangkan, 22 anak dan orang dewasa itu di amankan dari empat kamar.
Ia mengatakan, sebenarnya masih ada anak di kamar lain. Namun karena tahu akan ada petugas datang, mereka melarikan diri atau meninggalkan lokasi.
Berita lain : Fakta Baru Wanita Penyerang Mabes Polri, Tertutup Hingga Dikeluarkan Dari Kampus
Menurut Alik, beberapa orang dan anak yang melarikan diri, merupakan target pihaknya karena memang di duga terlibat prostitusi online.
“Kurang lebih ada 18 orang yang melarikan diri,” kata Alik usai penggerebekan prostitusi anak SMP dan SMA di Pontianak.
Sumber : Pojoksatu.id
