JAMBI – Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 Tahun 2020, para penjual bendera bermunculan. Penjualan bendera di masa pandemi Covid-19 di Kota Jambi, omset turun hingga 50 persen.
Penjaja bendera merah putih itu berada di sepanjang jalan khususnya jalan protokol jelang hari kemerdekaan mengeluhkan pendapatan omsetnya.
Salah satu penjual yang ditemui wartawan media ini, Fajar menyampaikan hal itu. Fajar sendiri menjajakan bendera di Jalan Pangeran Hidayat lebih tepatnya di depan Dealer Nissan, Kota Baru.
“Biasanya penjualan perhari mencapai Rp 1.500.000/harinya. Kini hanya Rp 700.000 perhari,” ungkapnya, Jumat (14/8/20) siang.
Berita Terkait : Mengejutkan, Penjualan Motor Naik Saat Corona Melanda
Penyebaran virus corona, turut membuat penjualan menurun drastis hingga sekitar 50 persen. Padahal, sambung pemuda penjual bendera yang menuturkan sudah 2 minggu lebih berada di Kota Jambi, saat ini merupakan puncak penjualan.
“Saya datang dari bandung dengan rombongan. Sebenarnya waktu sekarang ini tuh masa puncak-puncaknya penjualan bendera,” katanya mengeluh.
Lihat Video : Sekda Sampaikan PAD 2019 Penuhi Target
Untuk harga sendiri bervariasi. Tetapi yang paling sering dicari bendera berukuran sedang dengan harga Rp 30.000.
Setelah usai hari kemerdekaan, barang yang tidak laku akan dikembalikan atau retur pada produsen.
Usai puncak penjualan bendera, Fajar bersama rombongan akan balik ke daerah asal.
“Harapanya segera pandemi ini akan berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya,” pungkasnya. (Red)
