JAMBI – Ikut andil dalam menangani penyebaran Virus Corona atau Covid-19 saat ini, anggota Komisi IX DPR RI, Zulfikar Ahmad berikan 50 bantuan baju APD kepada IDI Provinsi Jambi.
Sebagaimana diketahui, penyebaran Virus Corona yang saat ini melanda Provinsi Jambi, terus menjadi pusat perhatian bersama.
Baca juga : Penumpang Angkutan di Jambi Langgar Ketentuan, Terpaksa Diturunkan di Jalan
Mulai dari Pemerintah Daerah, aparat TNI Polri, hingga berbagai elemen lainnya. Mereka sama-sama peduli, dan ingin Provinsi Jambi bebas dari penyebaran virus dari Wuhan China tersebut.
Tak ayal, banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 ini, mulai dari mahasiswa hingga pejabat daerah lainnya yang ada di Provinsi Jambi ini.
Bentuk kepedulian ini pun diberikan dengan cara yang berbeda-beda pula, ada yang menyerahakannya dalam bentuk sembako, beras, hingga Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien, yang terpapar.
Bahkan ada juga yang bagi-bagi masker secara gratis di jalanan, kepada setiap pengendara atau masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah.
Nah kali ini, kepedulian tersebut tak hanya ditunjukkan oleh Pemerintah Daerah, ataupun elemen masyarakat yang ada di Jambi saja. Akan tetapi juga dari anggota DPR RI, ikut membantu dalam menangani Covid-19 ini.
Seperti yang dilakukan anggota Komisi IX DPR RI, Zulfikar Ahmad pria asal Jambi yang hari ini, Jum’at (01/05/2020) menyerahkan 50 bantuan baju APD kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jambi.
Bantuan ini diberikan guna membantu tenaga medis di Jambi, dalam merawat dan menangani pasien yang terpapar Covid-19.
“Bantuan ini saya berikan, sebagai bentuk kepedulian saya, kepada tenaga medis dan masyarakat Provinsi Jambi, yang terpapar Covid-19 ini.” Katanya.
Lihat juga video : Update Data COVID-19
Ia berharap, semoga dengan bantuan ini nantinya dapat membantu, dan bermanfaat bagi dokter, dan tenaga medis yang bekerja.
“Mudah-mudahan ini bisa membantu, dan bermanfaat. Sehingga nantinya, Provinsi Jambi bebas dari wabah Covid-19.” Tukasnya. (Nrs)
