TANJABBAR – Pemkab Tanjabbar sudah siapkan, atau menganggarkan dana penangganan Covid-19 sebesar Rp. 101 miliar.
Adapun anggaran yang disiapkan Pemkab Tanjabbar tersebut, didapatkan dari rasionalisasi disetiap OPD dilingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar.
Baca juga : Tak Hanya Kompak, Pemkab Tanjabtim Juga Tegas Tangani Covid-19
Mulai dari pemotongan 10 persen biaya perjalanan dinas, serta pemotongan 50 persen pada belanja pegawai. Dan paket pengadaan barang dan jasa.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tanjabbar, Rajiun Sitohang menyebutkan bahwa anggaran tersebut untuk melakukan penanganan Covid 19 termasuk dampak sosial ekonomi di masyarakat.
” Awalnya anggaran untuk belanja tidak terduga hanya Rp800 juta. Kemudian atas perintah pak Bupati kita menyiapkan anggaran dengan melakukan pemotongan perjalanan dinas 10 persen,” jelas Rajiun.
Kata Rajiun berdasarkan hal tersebut pada perubahan anggaran ketiga ada Rp5,3 miliar. Dari nilai tersebut langsung direalisasikan kepada tiga OPD terkait pencegahan Covid 19 yaitu BPBD, Dinkes dan RSUD.
” Dengan total anggaran yang mereka ajukan untuk diajukan Rp3,5 miliar,” sebutnya
Adapun rincian anggaran yang diajukan tersebut yakni, Dinas Kesehatan sebesar lebih kurang Rp339 juta, BPBD sebesar lebih kurang Rp886 juta, sementara untuk RSUD sebesar lebih kurang Rp2,3 miliar.
” Nilai tersebut telah dicairkan ketiga OPD. Pada tahun 2020 ini kita sudah menganggarkan di APBD Rp101 miliar. Tapi yang baru cair dan dikasih ke BPBD, Dinkes dan RSUD baru Rp3,59 miliar,” Tuturnya.
Lihat juga video : Viral Oknum Camat di Kota Jambi Bawa Mayat Pakai Trantib, Padahal Ada Ambulance
Sementara diungkapkan oleh Rajiun bahwa nilai anggaran Rp101 miliar tersebut diasumsikan mampu untuk penanganan Covid 19 di Tanjabbar.
” Dengan dana Rp101 miliar ini untuk enam bulan. Itu nantinya untuk kesehatan, pangan dan mungkin nanti untuk bantuan uang. Kita siapkan anggaran untuk enam bulan, jadi artinya anggaran itu sampai bulan Oktober. Tapi kita lihat kondisi, karena ini tidak berhenti sampai disitu,” Tandasnya. (hry)
