Puskesmas di Tanjabbar Kekurangan APD

TANJABBAR – Salah satu Puskesmas di Tanjabbar, tepatnya di Parit Deli, Kecamatan Kuala Betara, kekurangan APD atau alat pelindung diri dari virus.

Dengan kekurangan APD, membuat pihak puskesmas di Tanjabbar tersebut, membuka donasi, bagi pihak-pihak yang berkenan untuk memberikan bantuan kebutuhan Tenaga Teknis.

Hal ini pun telah dibuatkan spanduk, dan sudah tersebar di sosial media Facebook.

Baca juga : Geger… Pasien Positif COVID-19 di Jambi Bertambah 5 Orang

Terhadap hal ini pun dibenarkan oleh Iwan Syahputra, selaku Ketua tim satgas covid-19 di Puskesmas Parit Deli.

Ia menyebutkan, bahwa hal ini dilakukan memang perlengkapan medis, untuk tenaga kesehatan kurang.

“Sebenarnya memang kita dapat APD dari dinas kesehatan. Cuma kondisi jumlah yang ada dengan petugas kesehatan, yang di puskesmas tidak cukup. Jadi memang tidak semua petugas bisa pakai baju APD,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa kebutuhan APD, sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan, khususnya oleh tim yang ditugaskan dalam penangganan Covid-19.

Selain itu, tenaga kesehatan yang berada di Poli seharusnya menggunakan APD, namun keterbatasan APD tenaga kesehatan di poli tidak menggunakan.

“Hanya beberapa orang yang pakai itu untuk covid-19 kita ada tim-tim. Kita kurang, Itu belum termasuk yang di puskesmas ya seperti di poli-poli,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa biasanya dalam 1 hari pemakaian APD bisa sampai 4-5 APD. Sementara itu, terhadap keluhan ini pihaknya telah menyampaikan kepada dinas kesehatan Kabupaten Tanjabbar.

” Sudah di laporkan. Memang dinas lagi mengusahakan. Jadi kira berharap ada pihak-pihak yang bisa membantu kami, Karena bantuan itu sangat berharga bagi kami petugas kesehatan,” harap Iwan.

Lihat juga video : Keterangan Tim Dokter Terkait Pasien Covid-19

Kata Iwan, bisa saja apa yang dirasakan di puskesmasnya dirasakan jaringan Kesehatan yang lain.

“Kemungkinan memang semua puskesmas sama,” katanya. (hry)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033