MERANGIN – Bupati Kabupaten Merangin Al Haris bersama masyarakat dan instansi terkait pada Selasa sore (17/09/2019), penen raya bawang merah di Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang.
Ada sekitar seperempat hektar bawang merah juga ikut ditanam di sela-sela penanaman replanting sawit oleh Kelompok Tani Makmur yang dipamen bupati tersebut.
“Ini hasilnya sangat luar biasa, karena buahnya besar-besar. Bawang merah ini serba guna untuk masakan, tidak enak masak kalau tidak ada bawang merah,’’ ujar Bupati ketika melakukan panen.
Dijelaskan bupati, dari seperempat hektar tanaman bawang merah itu akan menghasilkan sekitar 3,7 ton bawang dengan harga Rp 45 ribu perkilogram. Hasil tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan tanaman sawit atau karet.
Panen itu, lanjut bupati, merupakan wujud nyata tekad semangat para petani. Dimana segala sesuatunya jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan serius bertekat maka akan ada hasil yang luar biasa.
‘’Ini patut ditiru, dengan memanfaatkan lahan replanting sawit, panen bawang merah ini bisa melimpah. Untuk satu hektar modalnya hanya Rp 30 juta, selama tiga bulan menghasilkan 13,5 ton bawang merah,’’ terang Bupati.
Bupati minta untuk teruskan semangat bertani, tidak hanya fokus ke sawah tapi juga komoditi-komoditi lain seperti bawang merah. Selain bibitnya gampang didapat, perawatannya juga tidak terlalu sulit.
Selain menanam bawang merah, pada kesempatan ini Bupati Al Haris juga memberikan secara simbolis bantuan alat-alat pertanian kepada para kelompok tani. Sebelumnya Bupati juga menggelar dialog dengan para petani setempat, untuk meningkatkan hasil pertaniannya.
(rdc/hms)
