Sopir dan Warga Sepakat Berdamai, Ini Akhir Dari Mobil Batubara Yang Rusak

KUMPEH – Digagas LP2LH, perwakilan masyarakat desa dan sopir angkutan batubara, Rabu (15/08) siang sepakat berdamai. Sejumlah poin kesepakatan, tertuang dalam pertemuan.

Bertempat di Alam Desaku, pertemuan menyampaikan kesepakatan bersama tersebut. Baik untuk operasional, maupun persoalan lain dari bentrok pada Minggu (12/08) pagi.

“Bahwa kedamaian itu indah. Kita ingin masyarakat damai, sopir juga nyaman. Kita mengikuti dari awal masalah ini, sampai ke Rakor Provinsi. Kita tak ingin ini berlanjut yang tidak baik,” buka Tri Joko, DPP LP2LH.

Berita Terkait : Nekat.. Puluhan Mobil Batubara Dirusak Warga Kumpeh

Pertemuan menghadirkan Forum Kepala Desa Muaro Kumpeh, Komunitas Angkutan Batubara (Kotura), tokoh pemuda dan Bhabinkamtibmas.

Sementara soal kerusakan angkutan batubara, ternyata sudah mendapat penyelesaian. Jika sebelumnya kerusakan diminta dari masyarakat, ternyata sudah diselesaikan.

Sebelumnya, Hasan, tokoh masyarakat juga menawarkan persoalan ini untuk dibantu diteruskan ke perusahaan.

“Alhamdulillah, untuk angkutan yang rusak, sudah diselesaikan,” bilang perwakilan Kotura, Hambali.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page