5 Prinsip Kerja Ala Jepang, Telah Lama di Terapkan di Salah Satu Perusahaan Jambi

BERITA JAMBI – Jepang terkenal dengan Negara Matahari Terbit, akrab di sapa Nippon. Pun, prinsip kerja ala Jepang terkenal dengan kedisipilinannya. Wajar saja, beberapa teknologi maupun hasil industrinya merajai pasar dunia.

Ternyata, di balik kesuksesannya memiliki rahasia 5 prinsip kerja. Pun, salah satu perusahaan lokal telah lama menerapkan prinsip kerja ala jepang itu, di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Hal ini menarik perhatian tim DinamikaJambi.com saat melakukan kunjungan ke salah satu Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Baca juga : Heboh, Wigo dan Vir Tak Layak Konsumsi, LPKNI: Uji Laboratorium Baik-Baik Saja

Sebut saja AMDK Wigo dan Vir, yang mana keluaran dari PT Afresh Indonesia di kawasan Muaro Jambi.

Tampak di berbagai sudut pabrik yang telah berdiri 14 tahun silam itu, poster berisi istilah Jepang ‘5 S’. Lantas, apa yang di maksud dengan 5 prinsip kerja tersebut?.

Rojali, General Manager (GM) Perusahaan AMDK tersebut menjelaskan, bahwasanya 5 hal tersebutlah yang menghantarkan kejayaan AMDK Wigo dan Vir.

” Nah 5 prinsip ituulah yang selalu kita terapkan di Perusahaan ini. Tentunya, demi produktivitas dan kualitas kerja tiap-tiap karyawan ya, ” ungkap Rojali.

Lantas, bagaimana penjelasan Prinsip Kerja 5S tersebut?.

Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke

Pria kelahiran Tanjung Jabung Barat ini menjelaskan, bahwa prinsip tersebut merupakan bekal pengalaman dari Dirut PT Afresh Indonesia, saat bekerja di Jepang puluhan tahun lalu.

“Nah kalau Seiri itu Ringkas artinya, bagaimana kita itu kerja akurat tanpa memakan waktu lama. Kemudian Seiton atau Rapi, ini penting ya, kita kan menjual produk tentu harus rapi. Komitmen kita kepercayaan pelanggan harus tetap terjaga, ” jelasnya.

Berita lain : Datangkan Masyarakat dan UMKM, Pj Sekda Muaro Jambi Buka Sosialisasi PEN

Wajar saja, produk AMDK Wigo dan Vir ini mampu menembus pasar di kawasan Pulau Sumatera. Tak main-main, beber Rojali, mampu menghabiskan 5000 hingga 10.000 dus per harinya. Tentu, hal ini didasari kelima prinsip tersebut.

“Seiso itu artinya Resik, bahasa sederhananya lingkungan kerja yang bersih dan di tata. Jadi, wajib kita himbau sebelum dan sesudah kerja, peralatan harus tertata rapi. Ada juga Seiketsu atau merawat, pastinya tempat kerja itu dirawat seperti rumah sendiri. Harus nyaman lah suasana kerjanya, ” tambahnya.

Kemudian, Pria yang bertugas memastikan berjalannya kegiatan produksi ini menjelaskan soal Shitsuke atau Kerajinan. Sebab, dalam pandangannya, salah satu kunci utama keberhasilan negara Jepang adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang rajin. Sehingga, sesulit apapun pekerjaan dapat dipecahkan dengan keuletan.

” Terakhir Shitsuke, Rajin, nah ini penting untuk menciptakan kuantitas dan kualitas produk kita. Selalu kita tanamkan soal kerajinan dalam bekerja itu, kemudian kerja ikhlas dan total, ” tukasnya.

Pintar Itu Nomor Sekian, Kejujuran Yang Utama

Selanjutnya, di sela-sela hangatnya obrolan sembari menikmati waktu istirahat kerja. Pun, Rojali blak-blakan soal sejarah awal berdirinya Perusahaan AMDK yang lama eksis di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Yang mana, Direktur Utama Perusahaan tempatnya bernaung ini, mendirikan pabrik setelah melalui proses panjang mengadu nasib di Jepang. Sehingga, kebiasaan-kebiasaan yang ada di negera Nippon tersebut turut di bawa dalam proses perusahaan yang didirikan oleh Lois Supardy ini.

Bahkan, tak sungkan-sungkan, Ia juga membeberkan dalam perekrutan karyawan baru yang perlu diutamakan adalah kejujuran.

Lihat juga  : Produk Air Mineral PT Afresh Indonesia, Wigo dan Vir Lalui 14 Filterisasi

Video juga di lihat : Grebek Pabrik Air Mineral, WIGO PT Afresh Indonesia

“Karena pimpinan kita lama di Jepang ya dulu kerja merantau, jadi soal penerimaan karyawan pun kita perhatikan betul. Yang utama itu kejujuran, pun kalau seseorang pintar tetapi tidak jujur itu gimana ya, kurang tepat juga. Jadi, pegangan utama kita itu kejujuran dan ketelitian. ” tutupnya.

Terakhir, Ia juga menjelaskan, atas prinsip kerja tersebut. Hal ini membuahkan hasil mampu meraih piagam penghargaan Sidhhakarya dari Pemerintah Provinsi Jambi, November 2020 lalu. (Tr01)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033