JATIM – Warga Lumajang, Jawa Timur, digegerkan dengan aksi pembunuhan berencana yang dilakukan Hori bin Suwari (43). Ia nekat menghilangkan nyawa seseorang lantaran ingin menebus istrinya yang digadaikan. Namun Hori malah salah bunuh orang.
Namun konyol dan diluar nalar, aksi yang mengantarkan Hori ke balik jeruji itu, malah salah sasaran. Ia membunuh orang yang salah.
“Pelaku mengakui bahwa pembunuhan ini telah direncanakan dengan motif agar utangnya menjadi hangus, serta mendapatkan kembali istrinya yang telah digadaikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Rabu (12/6).
“Pelaku mengakui bahwa pembunuhan ini telah direncanakan dengan motif agar utangnya menjadi hangus, serta mendapatkan kembali istrinya yang telah digadaikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Rabu (12/6).
Dimulai Gadai Istri
Semua bermula kala Hori, warga Desa Jenggrong, meminjam uang senilai Rp 250 juta kepada Hartono (40), warga Desa Sambo, sekitar satu tahun lalu. Sebagai jaminan, Hori menyerahkan istrinya, R (35), kepada Hartono.
Setelah satu tahun berlalu, Hori ingin menebus hutangnya dengan memberikan sebidang tanah supaya istrinya bisa diambil kembali. Namun, Hartono meminta agar Hori mengembalikan utangnya dalam bentuk uang, bukan sebidang tanah.
Baca Juga : Mau Buka Usaha, Pria ini Culik Anak Tetangga dan Minta Tebusan Lewat Surat
Baca Juga : Dilarang Bisnis Durian, Gunawan Tega Bunuh Ayahnya
Lantaran kecewa, Hori kemudian merencanakan pembunuhan terhadap Hartono. Hingga tiba saat melihat seseorang yang mirip Hartono, pelaku langsung membacok korban. Namun Hori kaget karena yang dibacok ternyata orang lain yang bernama Muhammad Toha (34). Hori salah bunuh orang
“Selanjutnya pelaku diancam hukuman penjara selama 20 tahun sesuai dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana” ucap Hasran dilansir Kumparan.
Kasus ini membuat Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban, sebagaimana dilansir dari Detik, Rabu (12/6/2019) heran. Ia curiga, ada ada motif lain dibalik kasus yang diluar nalar ini.
“Selain kasus pembunuhan, saya juga miris mendengar pengakuan pelaku yang menggadaikan istrinya. Saya akan dalami motif sebenarnya. kasus ini bukan hanya masalah pembunuhan tapi juga ada persoalan di balik ini, di mana pelaku menggadaikan istrinya sendiri,” ujar Kapolres.
