4 Truk Batu Bara Dikandangkan, Ini Alasannya

BERITA JAMBI – Angkutan batu bara di Provinsi Jambi, akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Bukan hanya pelanggaran jam operasional, 4 truk pengangkut batu bara dikandangkan.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Herlambang Saputra.

Baca juga : Tengah Mencari Sinyal, Kronologi Warga Merangin Meregang Nyawa Diterkam Harimau

Herlambang menyebutkan, Dinas Perhubungan bersama Kepolisian belakangan ini gencar lakukan penindakan hukum, terkait operasional truk pengangkut batubara.

Dimana, dampak meningkatnya produksi batubara, turut membawa pengaruh bagi lalu lintas antar kabupaten/kota. Betapa tidak, tercatat kurang lebih 100 kendaraan roda enam tersebut, dikenakan sanksi tilang atas beberapa pelanggaran yang beragam.

“Hasilnya, lebih kurang 75 kendaraan. Dimulai dari persoalan tonase, buku KIR tidak ada, surat menyurat tidak lengkap. Nah, dan juga pelanggaran jam operasional itu,” ungkap Herlambang, usai menghadiri pertemuan bersama pihak perusahaan batubara, Rabu (13/10/2021).

4 Kendaraan Dikandangkan

Lebih lanjut, Ia menambahkan, terhitung hingga Desember mendatang pihaknya akan terus melakukan penindakan hukum. Yang mana, hal tersebut mengacu pada instruksi Gubernur Jambi, Al Haris.

Kemudian, bilangnya, dalam Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2021 jam operasional truk batu bara, hanya diperbolehkan beroperasi dari pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.

“Nah, supaya tidak parkir sembarangan. Pemerintah Kabupaten/Kota bisa menyediakan kantong parkir, atau rest area bagi mereka. Sehingga, sebelum jam operasional tadi, mereka bisa istirahat disana,” tambahnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Terakhir, terhitung beberapa hari gencar lakukan penindakan hukum, tercatat 4 unit truk barubara dikandangkan oleh pihak kepolisian. Bukan tanpa alasan, bilangnya, hal tersebut diberlakukan karena pelanggaran berat.

“4 kendaraan truk batu bara dikandangkan, itu yang tidak memiliki surat sama sekali. Nah, itu sudah dikandangkan di Poltabes.” tukasnya.
(Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033