32 Kasus Gizi Buruk di Muaro Jambi, Sungai Gelam Terbanyak

 

MUAROJAMBI – Sepanjang Januari hingga Desember tahun 2017, tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi ada 32 kasus balita dan anak anak pengidap gizi buruk. Beberapa diantaranya, berhasil disembuhkan dan beberapa lainnya masih dilakukan penanganan hingga tahun 2018 ini.

Seperti yang disampaikan oleh Yes Isman Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi. Dikatakannya, dari 32 kasus gizi buruk tersebut, 13 penderita diantaranya disebabkan oleh penyakit. Yakni epilepsi, Hidrosefaluase, TBC, jantung bocor, katarak dan Pneumonia, sedangkan 19 lainnya, murni penderita gizi buruk tanpa indikasi penyakit lainnya.

“Alhamdulillah 10 penderita sudah berhasil kita tangani menjadi normal kembali, dan 9 sisanya lagi kini masih dalam perbaikan gizi,” terangnya.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk 13 penderita gizi buruk dengan indikasi penyakit lain, baru dapat di interfensi atau ditangani gizi buruknya setelah indikasi penyakit lainnya tersebut disembuhkan.

“Seperti yang disebabkan oleh jantung bocor, epilefsi dan seterusnya itu, perbaikan gizinya baru bisa ditangani secara maksimal bila penyakit penyebabnya disebuhkan. Bila tidak tidak akan bisa disembuhkan,” ungkapnya

Yes Isman meneruskan, untuk zona gizi buruk di Kabupaten Muarojambi, hampir ada disetiap kecamatan. Sedangkan untuk zona terbanyak, hanya ada di 3 kecamatan,

“Gizi buruk terbanyak itu pertama di Kecamatan Sungai Gelam. Ada 8 kasus penderita gizi buruk. Kedua di Kecamatan Kumpe Ulu 4 kasus, dan yang ketiga di Kecamatan Bahar Selatan dengan jumlah 3 kasus penderita gizi buruk.” ungkapnya. (Din)