BATANGHARI – Kepala Desa Muaro Singoan menjawab laporan warga yang mengatakan bahwa jalan di Dusun Sialang Pungguk, Desa Muaro Singoan, tidak sesuai RAB dan banyak material yang mubazir karena dibiarkan kena hujan dan panas.
Salah seorang warga desa mengatakan ” jalan yang baru dibangun Di Dusun Sialang Pungguk banyak yang tidak sesuai. Sempat terhenti dikarenakan pembayaran tukang yang mengerjakan jalan tersebut tidak sesuai perjanjian awal serta banyak material yang mubazir setidaknya 30 sak semen mengeras karena dibiarkan begitu saja. 2 truk kerikil dan 1 truk pasir tidak terpakai,” ujar seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, Jamhari selaku Kades Muaro Singoan menjelaskan kegiatan tersebut, sudah sesuai RAB.
“Kalau jalan yang di Dusun Sialang Pungguk itu tidak ada masalah, semua sudah sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB),” kata Jamhari dirumah kediamannya, Selasa (23/01/18)
Lebih lanjut Jamhari mengatakan, tudingan semen yang mubazir, tidaklah benar. Pasalnya, jika 30 Sak semen mengeras seperti tudingan warga, jalan yang dibangun tidak akan selesai.
“Kalau seandainya benar ada 30 sak semen yang mubazir bisa dipastikan jalan tersebut tidak akan selesai. Kalaupun ada material yang tidak terpakai itu hanya sisa pasir dan kerikil. Itupun tidak sampai satu kubik dan sisa material tersebut sudah disumbangkan untuk pembangunan masjid setempat,” tambah jamhuri.
“Untuk diketahui bahwasanya jalan yang dimaksud adalah jalan setapak di dusun sialang pungguk yang memiliki panjang 400 meter, beberapa waktu yang lalu sudah diukur, serta hasilnya sudah sesuai dan tidak ada temuan,” tutup jamhuri.(Akr)
