MERANGIN – Wabah Virus Corona, Pemkab Merangin mengalokasikan anggaran 27,78 Milyar. 11 Milyar terpakai dana Covid-19 Merangin, 3 Milyar nyusul.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Merangin, Fajarman, Rabu (17/8/20).
“11 Milyar sudah terpakai, yang 3 Milyar lagi diproses,” katanya saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com
Duit belasan milyar ini, digelontorkan pada BPBD, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Kol Abundjani dan Dinas Sosial.
“Berapa pengeluaran APD, Masker ke dinas terkait,” katanya.
Disinggung dengan refocusing tahap II, Fajarman mengatakan belum selesai. Hal ini, lantaran masih ada yang belum memasukkan laporan.
“Lebih kurang 5 OPD, belum selesai mengupload.” jawabnya.
Baca Juga : Dana Covid-19 Sedot OPD Sampai Minus, Tunda Dulu Kantor Bupati
5 OPD itu yakni 2 kecamatan yang belum masuk, serta 3 OPD. Namun Fajarman yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PU itu, belum dapat memastikan 3 OPD mana saja.
Bilangnya, refocusing tahap II ini menyedot anggaran. Namun hal ini bukan kehendak dari pihaknya.
Alokasi 40 Milyar di tahap II ini, hanya dana talangan. Dimana pemerintah pusat meminta mencadangkan dana 40 Milyar, bilamana ada gelombang Covid-19 tahap II.
“Untuk persiapan. Karena di China sudah masuk gelombang pandemi kedua. Apabila itu terjadi, dana itu digunakan. Tapi mudah-mudahan Rp 27,78 Milyar, itulah yang terpakai dana Covid-19 Merangin. Mudah-mudahan dak habis itu. 40 Milyar, stand by murni,” terangnya.
Berita Terkait : Pansus Dana Covid-19 Merangin Libatkan Polisi dan Kejaksaan
Belakangan menyebar kabar jika refocusing tahap II itu sudah memiliki pos-pos, setidaknya menyedot Rp 20 Milyar, Fajarman membantahnya. Ia berharap, dana talangan 40 Milyar bisa dipergunakan kembali.
“Tidak ada itu. Stand by murni disitu,” katanya.
“Kalau ada pemberitahuan, Covid-19 sudah aman, dana bisa digunakan. Mudah-mudahan akhir tahun bisa digunakan untuk pihak ketiga yang tertunda pembayaran,” harapnya.
Berita Terkait : Biar Tak Ada Dusta, Ini Alasan Pembentukan Pansus Dana Covid-19 Merangin
