JAMBI – Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA mengemukakan, Pemerintah Provinsi siap membantu mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Pelabuhan Talang Duku. Zola mengatakan, mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi di Pelabuhan sangat penting, karena sebagai tempat keluar dan masuknya barang dan komoditi dari dan ke Jambi. Fungsi pelabuhan sangat strategis, yang akan berdampak terhadap perekonomian Provinsi. Hal itu disampaikan, saat Peninjauan Pelabuhan Talang Duku, Senin (19/03) sore.
Zola menjelaskan, dirinya ingin mengetahui secara keseluruhan opresional Pelabuhan seperti apa dan kendala yang sering dihadapi.
“Tadi sudah dijelaskan oleh GM Pelabuhan Talang Duku, yaitu seringnya pihak swasta terlalu lama mengambil barang yang masuk (proses dwelling time), salah satu faktor yang membuat ruang tunggu pelabuhan menjadi lama. Kita mengimbau pihak swasta yang menggunakan jasa pelabuhan agar dapat mengikuti aturan, jangan terlalu lama mengambil barang di pelabuhan agar proses perputaran barang keluar masuk cepat,” ujar Zola.
“Masalah listrik, mesin di sini masih banyak mengunakan listrik, nanti kita akan menghubungi pihak PLN agar bisa mensuplai listriknya untuk kebutuhan Pelindo yang akan dibayar dengan harga industri. Selain itu, masalah komonikasi (IT), sinyal internet harus ada. Kendala itu kita harus kita ketahui dan perlu dicarikan solusi bersama. Pemerintah Provinsi Jambi siap membantu mencarikan solusi kendala yang dihadapi oleh pihak Pelabuhan Talang Duku,” jelasnya.
Pelindo Jambi membawahi 3 pelabuhan yaitu Pelabuhan Talang Duku, Pelabuhan Roro di Tanjabbar dan Pelabuhan Muara Sabak. Pemerintah sangat mendorong supaya ketiga pelabuhan ini bisa berjalan dengan lancar.
“Beberapa hari yang lalu, Dirjen dari Kementerian PUPR juga menjelaskan, jalan mulai dari Jembatan Batanghari II menuju Pelabuhan Muara Sabak pada tahun 2019 akan diselesaikan. Kami sangat mengharapkan kerja sama Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pelindo,” terang Zola.
