MUARO JAMBI – Kedatangan para santri yang dipulangkan dari Pondok Pesantren Lirboyo, begitu ditunggu Bupati. Demi santri, Bupati Masnah sampai menunggu 12 jam.
Kedatangan para santri dari Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Jumat (03/04/2020) itu dipusatkan di Pondok Pesantren Al Muttaqin, Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi.
Para santri tersebut diperkirakan tiba pukul 7.00 Wib. Namun hingga pukul 18.00 Wib, baru tiba. Keterlambatan kedatangan santri yang membuat bupati menunggu 12 jam itu, diakibatkan adanya kemacetan di daerah Sungai Lilin, Sumatera Selatan.
Setibanya santri, langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan melaui pengecekan suhu tubuh oleh Tim kesehatan Satgas Covid – 19 Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut bupati masnah juga memantau secara langsung proses pengecekan kesehatan para santri. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona.
Baca Juga : Bupati Serahkan Bantuan 30 Juta Untuk Zainaba, Santri Yang Lulus di Kairo
Baca Juga : Sumbangkan Gaji, Bupati Masnah Juga Ajak Pejabat Sisihkan Gaji
Lihat Video : Video Viral Wanita Mendadak Jatuh Lalu Kejang-kejang
“Jadi proses pemeriksaan kesehatan bagi para santri ini dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona. Salah satunya melalui pengecekan suhu tubuh oleh Tim Satgas,” ungkap bupati perempuan pertama di Provinsi Jambi.
Tak ketinggalan, barang bawaan para santri juga tak luput dari tim. Barang tersebut disemprot desinfektan.
Para santri sendiri melakukan karantina mandiri selama 14 hari dirumah. (Red)
Foto : BudakodaK
