Warga Ngeluh Harga Sawit di Sungai Gelam, Ini Kata Dewan

MUARO JAMBI – Naik turunnya harga komoditi karet dan sawit, berpengaruh besar di Kecamatan Sungai Gelam. Pasalnya, mayoritas warga setempat mengandalkan kehidupan pada hasil perkebunan itu.

Dalam reses anggota DPRD Muaro Jambi, Fathuri akhir pekan ini, tak disia-siakan warga. Pada wakil rakyat itu, mereka meminta solusi terkait karet dan sawit.

“Harga sawit masih rendah pak. Kami butuh solusi. Ada yang naik, ada juga yang turun pak,” kata warga.

Menjawab pertanyaan ini, Fathuri menjabarkan rantai bisnis sawit yang dipengaruhi pasar dunia. Dimana hingga saat ini, produksi sawit tinggi diantara permintaan yang rendah.

“CPO kita juga, permintaan kita kurang. Sawit sudah membengkak,” kata Fathuri

Lebih lanjut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Muaro Jambi itu, pemerintah sendiri tak tinggal diam. Ia menyebutkan beberapa program yang dibuat pemerintah sebagai solusi untuk meningkatkan harga sawit maupun karet.

Berita Terkait : Karet dan Sawit Anjlok, Mashuri : Manfaatkan Pekarangan Rumah

“Misalkan pada penerapan biodiesel. Ini mengunakan sawit. Pemerintah pusat juga membuat program, semoga juga pemerintah kabupaten bisa menjawab dan memberi solusi untuk karet dan sawit,” bilangnya.

Berita Lainnya : Dibangun 2014, Warga Keluhkan Pamsimas Terbengkalai di Tembesi

Meski begitu, untuk penerapan program itu, membutuhkan proses. Seperti untuk kabupaten, program yang ditawarkan seperti komoditi alternatif, membutuhkan Peraturan Daerah (Perda). (Erw)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube