JAMBI – Banyak warga di Kabupaten Merangin belum terima bantuan JPS Covid-19, Bupati Al Haris sebut belum diserahkan semuanya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Merangin tersebut, usai mengembalikan formulir pendaftaran Bacagub di DPW PAN Provinsi Jambi, pada Kamis (18/06/2020) sekitar pukul 17.30 wib petang kemarin.
Baca juga : Besok, Bantuan Covid-19 Dari Pemprov Akan Diserahkan ke Merangin
Al Haris mengakui bahwa hingga Minggu lalu, bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jambi tersebut, belum diserahkan secara keseluruhan. Hanya berbentuk simbolis saja.
“Bantuan dari Provinsi Jambi itu sampai Minggu lalu, itu baru diserahkan secara simbolis saja, belum diserahkan secara keseluruhan.” Katanya.
Disinggung, apa kendalanya sehingga bantuan JPS Covid-19 dari Pemprov Jambi ini belum diserahkan ?
Haris mengaku tidak tahu, mengingat bantuan tersebut bersumber dari Pemprov Jambi. Tentu hal itu bukan lagi merupakan kewenangan mereka, karena Merangin hanya menerima saja apa yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi.
“Nah itu saya tidak tahu, kan Provinsi yang punya hak, Provinsi yang punya gawe. Abang hanya menerima, tangan dibawah,” ujarnya Bupati Merangin itu.
Warga Belum Terima
Oleh karena itu, hingga saat ini batuan JPS tersebut belum dibagikan kepada masyarakat, dengan alasan memang belum diserahkan semuanya oleh Pemprov Jambi.
Itu artinya, hingga saat ini warga merangin belum terima bantuan JPS Covid-19 dari Provinsi tersebut.
Padahal, bantuan ini sudah diserahkan langsung oleh gubernur Jambi pada tanggal 2 Juni 2020 lalu.
Lalu mengapa hingga saat ini ada ada warga merangin yang belum menerimanya. Tak ayal ini pun menjadi pertanyaan besar bagi publik.
Pun demikian Haris kembali menjelaskan bahwa dirinya sudah menelpon Kepala Dinas Sosial, dan bantuan tersebut akan segera dikirim.
Lihat juga video : Klik Disini
“Sampai Minggu lalu saya telpon Kadis Sosial, akan dikirim. Mungkin se Jambi belum masuk, saya belum tau. Tapi itu kendalanya kemarin,” paparnya.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah Provinsi Jambi. Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut belum ada tanggapan. (Nrs)
