Wacanakan Insentif Bidan di Kawasan Terisolir, Bupati Masnah Bakal Perjuangkan ke Kementerian

MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro memang tak pernah henti-hentinya peduli terhadap warganya, mulai dari masyarakat bawah, guru hingga tenaga kesehatan. Tak tanggung-tannggung, Ia pun berencana akan perjuangkan insentif bidan di kawasan terisolir di Muaro Jambi. Bahkan, Ia akan dorong ke Kementerian Kesehatan RI.

Hal ini di sampaikan Masnah, usai melantik pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Muaro Jambi. Bertempat di Hotel Rumah Kito Kota Jambi, Rabu (29/09/2021).

Baca juga : Kukuhkan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Muaro Jambi, Bupati Masnah Sampaikan Pesan Ini

Melihat wacana dan rasa peduli Masnah Busro, sejak awal menjabat sebagai Bupati Muaro Jambi ini, memang patut di acungkan jempol. Betapa tidak, wanita kelahiran Seponjen 15 Juni 1977 ini selalu berupaya melakukan yang terbaik, untuk kemajuan Bumi Sailun Salimbai tersebut.

Wanita yang kini menginjak usia 44 tahun itu, selain gencar turun ke tengah masyarakat Ia juga memiliki hati lembut dan tekad yang kuat untuk membangun Kabupaten Muaro Jambi. Mulai dari bidang Infrastruktur, perekonomian masyarakat, bidang pariwisata, hingga bidang kesehatan.

Mulai Dari Wisata Hingga Kelola Keuangan

Bukan isapan jempol belaka, baru-baru ini wanita yang pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Bakorda Fokusmaker Jambi tahun 2005-2011 tersebut, berhasil membawa Candi Muaro Jambi masuk nominasi 100 besar Anugerah Desa Wisata. Di mana, ini yang di selenggarakan Kemenparekraf.

Selain itu, di tangan Masnah Muaro Jambi juga berhasil mempertahankan penghargaan WTP yang ke 6 kalinya, bahkan Muaro Jambi  mendapatkan reward dari BPK berupa tambahan anggaran dari pusat.

Bukan kaleng-kaleng, reward yang di dapat Muaro Jambi dari BPK ini, yakni berupa tambahan anggaran yang di transfer dari Pemerintah pusat sekitar Rp 20,04 Miliar.

Bak tiada henti berbuat untuk kepentingan masyarakat, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi Periode 2014-2019 itu, akan wacanakan insentif untuk bidan yang bertugas di kawasan terisolir di Muaro Jambi.

“Iya kita wacanakan insentif ini untuk bidan terisolir. Dulu pernah kita coba di Dinas pendidikan. Jadi nanti, bidan-bidan terisolir itu kita ambil datanya. Data ini nanti harus benar-benar data real, yang kita ambil dari perangkat desa,” katanya.

Berita lain : Masuk Kharisma Event Nasional, Festival Candi Muaro Jambi 2021 Resmi Ditutup

Setelah tahap pendataan selesai, serta sudah tercatat berapa jumlah semuanya. Setelah itu baru di ajukan ke Kementerian Kesehatan, agar insentif tersebut di anggarkan untuk bidan yang berada di daerah terisolir di Kabupaten Muaro Jambi tersebut.

“Kita ajukan ke kementerian, mudah-mudahan bisa,” terangnya.

Untuk di ketahui, jumlah keseluruhan bidan yang ada di desa-desa setiap daerah di Kabupaten Muaro Jambi tersebut. Jumlahnya yakni sekitar 55o orang, yang tersebar di 150 desa dan 5 kelurahan. (Nrs)

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube