Masuk Kharisma Event Nasional, Festival Candi Muaro Jambi 2021 Resmi Ditutup

BERITA MUARO JAMBI – Objek wisata di Bumi Sailun Salimbai, kembali menjadi sorotan nasional. Festival Candi Muaro Jambi ke-16, masuk dalam Kharisma Event Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, resmi ditutup.

Usai berlangsung sejak 3 hari yang lalu, ajang tahunan Festival di Komplek Candi Muaro Jambi yang ke-16 resmi ditutup oleh Gubernur Jambi.

Pada kata sambutannya, Ia menuturkan, pada festival tahun mendatang akan bekerja sama dengan Pemkab Muaro Jambi, untuk menyelenggarakan kegiatan yang lebih megah. Bilangnya, hal ini sebagai bentuk apresiasinya akan wisata ternama tersebut.

Berita lain : Bupati Kerinci Terima Kunjugan Kejati Jambi dan Hadiri Vaksinasi Massal Kejari Sungai Penuh

“Alhamdulillah, telah 16 tahun festival candi ini kita laksanakan. Nah, di tahun depan besok kita undang seluruh Bupati atau Walikota. Bisa saja nanti, kita buat lomba masak, menari yang berkearifan lokal,” ungkap Al Haris, Sabtu (25/09/2021).

Sebelumnya, rangkaian acara tersebut diisi dengan Pameran Seni, Festival Lagu Daerah, hingga menyusuri sungai yang mengelilingi komplek percandian tersebut.

Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro dalam sambutannya menjelaskan, festival candi Muaro Jambi yang ke-16 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Yang mana, pada tahun ini masuk dalam kategori Kharisma Event Nasional. Selain itu, melalui rentetan acara selama 3 hari itu, juga memicu pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan UMKM.

“Dengan hal itu, ini potensi memperkenalkan Candi Muaro Jambi dalam kanca nasional dan internasional. Sehingga, kedepannya menjadi icon baru yang mencuat di nasional,” ungkap Masnah, mengenakan pakaian berwarna biru.

Sambutan Virtual Menparekraf

Selanjutnya, hal ini juga mendapat sambutan hangat dari Menparekraf Sandiaga Uno. Pada sambutan virtualnya, Ia menyampaikan, komplek percandian Muaro Jambi bukan memiliki potensi alam yang luar biasa.

Namun, areal seluas kurang lebih 3900 Hektar itu, juga terdapat situs maupun nilai sejarah yang tak kalah dari candi-candi di Pulau Jawa.

“Warisan percandian, yang terluas di Asia Tenggara adalah, salah satu warisan sejarah kebanggaaan Indonesia,” jelasnya.

Oleh karenanya, bilangnya, dengan terpilihnya sebagai salah satu objek wisata yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara.

Ia berharap, dapat menopang dan membangkitkan kembali perekonomian, yang saat ini telah memasuki tahun kedua Covid-19.

“Tentunya, dengan mengimplementasikan strategi yaitu, inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Hal ini, sejalan dengan tema even Festival Candi Muaro Jambi. Yaitu, bangkit, berinovatif, berkolaborasi dan berkearifan lokal.” tutupnya.

Terakhir, dalam kegiatan tersebut tampak Gubernur Jambi Al Haris, Anggota DPR RI H.A Bakri hingga beberapa Wakil Bupati turut hadir. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube