Wabup: Geopark Merangin Bukan Hanya Aspek Keragaman Hayati

MERANGIN – Wakil Bupati Merangin Mashuri menyebut Geopark Nasional Merangin, Jambi, bukan hanya mengedepankan aspek Geodiversity atau keragaman hayati, tetapi juga aspek Cultursity atau keragaman budaya.

Dengan didukung keberadaan berbagai aneka Geologi dan kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) serta keragaman budaya yang cukup banyak dan unik.

Hal itu disampaikan Mashuri, saat kegiatan membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Geopark Nasional Merangin Jambi 2018, Rabu (12/11).

Dikatakan Mashuri, Geopark Merangin Jambi merupakan situs peninggalan zaman Purba dengan koleksi berupa fosil daun, kayu, akar, hewan dan kerang-kerangan yang diperkirakan berumur lebih dari 300 juta tahun.

Fosil-fosil itu lanjut Mashuri, merupakan fosil terbesar di sepanjang aluran Sungai Batang Merangin, Sungai Mengkarang, dan kawasan cagar alam Geologi Gunung Masurai.

‘’Geopark Merangin Jambi ini merupakan aset penting dan unik yang kita miliki. Keberadaan Geopark Nasional Merangin Jambi ini menjadi salah satu daya tarik wisata yang bisa memberikan dampak ekonomi cukup besar,’’ lanjutnya.

Semua itu tentunya tegas Mashuri, pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Merangin secara keseluruhan, dengan peningkatan ekonomi kerakyatan.

Acara yang berlangsung di Pendopo destinasi wisata Danau Pauh, Jangkat itu, hadir Plt Gubernur Jambi diwakili Staf Ahli Gubernur Jambi bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Sri Argunaini.

Selain itu, Kepala Bidang Jejaringan Inovasi dari Kemenko Maritim RI Anton Setia Nugraha, Kepala Bidang Destinasi Area IV Kementerian Pariwisata Hendri Karniza dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

(rdc/hms)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page