JAMBI – Warganet kembali gempar oleh video yang mulai viral pada Senin (23/07) malam. Bagaimana tidak, video tersebut tampak polisi dari Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur, menghentikan pengendara yang salah satunya jenazah.
Menjadi tugasnya, polisi menghampiri pengendara sepeda motor yang berbonceng tiga.
Dalam suara yang muncul dari rekaman diketahui bahwa salah satu penumpang sepeda motor itu telah meninggal dunia.
“Inalilahi wainailahi rojiun,” ucap suara salah satu polisi.
Mirisnya, jenazah tersebut sudah mengenakan jaket dan helm, layaknya pengendara umum. Ia berada di posisi tengah, dirangkul seorang wanita.
“Bapak kenapa tidak setopi kami saja tadi. Kami mau bantu langsung,” lanjut suara itu.
Dalam sejumlah keterangan yang menyertai video tersebut dituliskan bahwa jenazah itu dibawa sanak keluarga dari keluarga lainnya. Sebelumnya, pria tua itu masih hidup, namun dalam kondisi sakit.
Dikutip dari Inilahjambi.com, desa tempat tinggal keluarga itu disebutkan memang jarang melintas mobil. Sehingga pihak keluarga yang menjemput hanya menggunakan sepeda motor untuk membawa kerabat mereka tersebut.
Pernyataan itu membantah status lain yang menyebutkan bahwa jenazah baru pulang dari rumah sakit. Namun karena ketiadaan biaya, untuk sewa ambulan maka jenazah diangkut menggunakan sepeda motor.
Dalam video itu anggota Polres Tanjab Timur yang mencegat para pemotor itu langsung meminta pihak keluarga agar menaikkan jenazah ke atas mobil patroli untuk diantar ke rumah duka.
Seperti dilansir media sosial @ndorobeii, polisi kaget, setelah menghentikan motor yang berboncengan bertiga, dan ternyata salah seorang penumpangnya adalah jenazah.
Kabarnya, almarhum belum sempat berobat baik ke puskesmas, maupun rumah sakit. Sebaliknya, almarhum meninggal saat perjalanan naik motor menuju kerabatnya yang lain.
