Tokoh Pemuda Tanjab Barat Angkat Bicara
KUALA TUNGKAL – Kisruh proyek air bersih yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) dalam beberapa hari ini membuat tokoh pemuda Tanjab Barat, Suprayogi Saiful, S. IP yang biasa Yogi angkat bicara. Menurutnya proyek air bersih tidak bisa sembarangan dihentikan, pikirkan azas manfaatnya.
Kegiatan proyek air bersih dan Sanitasi merupakan prioritas pembangunan nasional. Hal ini terkait dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pemenuhan hak dasar bagi seluruh penduduk Indonesia. Air bersih bukan hanya prioritas daerah, namun ini sudah prioritas nasional. Peraturan tersebut tertuang di Perpres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Di dalam tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable goals, air bersih dan sanitasi itu menjadi goal tersendiri. Sehingga, telah dimasukkan ke dalam rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015-2019.
“Proyek air bersih yang akan dihentikan tidak bisa sembarangan, itu hanya kepentingan sepihak. Kawan kawan juga harus memahami dengan jelas pemenuhan air bersih dan sinitasi merupakan prioritas pembangun nasional. Akses air bersih harus tercapai 100% di 2019. Agar masyarakat Tanjab Barat bisa menikmatinya,”Ungkap Yogi, Kamis (3/05/2018).
Kabupaten Tanjab Barat sebagai kabupaten yang memiliki akses air bersih khalayak digunakan masih 65% di bawah rata rata nasional. Artinya Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat harus ada upaya khusus untuk meningkatan akses masyarakat terhadap air bersih.
Yogi menambahkan, sejak tahun 2008 Pemerintah Daerah telah menganggarkan untuk air bersih. Karena Air bersih dan Sanitasi akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kesehatan masyarakat, dan lingkungan serta produktivitas bangsa Indonesia
“Pengaruh air bersih terhadap kesehatan sangat penting, karena kehidupan tidak lepas dari air. Sehingga kehidupan dan air harus berbanding lurus. Artinya penyediaan air menentukan kualitas kesehatan dan pembangunan indeks prestasi manusia,” jelasnya.
“Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk menghentikan pekerjaan air bersih ini. Karena air itu penting untuk kehidupan manusia. Itu sudah menjadi prioritas utama pemerintah dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan kehidupan masyarakatnya,” tambahnya. (Die)
