Temui Menteri ESDM di Jakarta, Fachrori Sampaikan Beberapa Permintaan Ini

JAKARTA– Gubernur Jambi, Fachrori Umar menemui dan beraudiensi dengan Menteri ESDM Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (1/9/19).

Gubernur Jambi beserta rombongan disambut dan diterima langsung oleh Sekjen Kementerian ESDM, Ego Syahrial yang didampingi Karo Perencanaan dan Karo hukum Kementerian ESDM.

Kedatangan Gubernur Jambi ke Kementerian ESDM, bersama beberapa organisasi perangkat daerah yakni untuk memperjuangkan anggaran bagi Provinsi Jambi, dan untuk kepentingan masyarakat.  Salah satunya ialah sumur bor dan city gas untuk masyarakat di perkotaan.

Dihadapan Sekjen Kementerian ESDM, Fachrori memaparkan berbagai potensi Jambi, dan beberapa permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi agar pekerjaannya dipercepat.

Seperti di bidang minyak bumi dan gas, Pemprov Jambi meminta percepatan proses dan persetujuan, untuk mendapat alokasi gas terproses dari PT Pertamina hulu energi Jambi merang dan PT Mandala Lemang Energy yang  akan digunakan oleh BUMD Provinsi Jambi bekerjasama dengan mitranya memproduksi gas elpiji.

Selain itu, Fachrori juga sampaikan agar pembiayaan untuk penutupan permanen sumur minyak, dan kegiatan illegal drilling sebanyak 2000 sumur di Kabupaten Batanghari, Muaro Jambi dan Sarolangun.

Dibidang energi, pemerintah juga meminta percepatan proses pembangunan PLTA kapasitas 350 megawatt di Kabupaten Kerinci, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Lempur Kabupaten Kerinci. Serta meminta PLTS komunal untuk gedung kantor pemerintah, Ponpes SMA dan SMK di provinsi Jambi.

Masih di bidang kelistrikan, Gubernur juga meminta percepatan pembangunan PLTU mulut tambang Jambi 1, dan Jambi 2 yang lokasinya sama-sama  di Kabupaten Sarolangun dengan kapasitas 2 kali 300 megawatt.

“Program LPJUTS yaitu lampu penerangan jalan umum tenaga Surya TA 2019, Provinsi jambi dapat 600 unit dan TA 2020 dapat 1200 unit tersebar di seluruh kab/kota.” katanya.

Oleh karena itu, selaku orang nomor satu di Provinsi Jambi, Fachrori akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat, dengan membawa anggaran-anggaran dari pusat ke Provinsi Jambi. Seperti sumur bor yang akan diperuntukkan bagi daerah-daerah yang kesulitan air bersih.

“Ini merupakan langkah nyata pemerintah Provinsi Jambi, agar daerah yang kesulitan air bersih dapat menikmati air. Dengan adanya sumur bor, bantuan dari pemerintah pusat yang terus diperjuangkan oleh pemerintah provinsi Jambi.” ujarnya.

Pada tahun 2019 ini, sebanyak 11 unit sumur bor akan dibangun di provinsi Jambi, dan akan meningkat pada tahun 2020 mendatang.

“Jambi akan mendapatkan 14 unit pembangunan sumur bor. Untuk masyarakat perkotaan,” imbuhnya.

Fachrori akan memperjuangkan program City Gas bagi masyarakat, yang pada tahun 2019 ini 2000 sambungan city gas untuk kota Jambi, dan akan ditingkatkan menjadi 12.000 sambungan pada tahun 2020 mendatang. 12000 tersebut terbagi untuk kota Jambi 6.000, dan Sarolangun 6000 sambungan.

Kedatangan Gubernur Jambi fachrori Umar beserta rombongan mendapat apresiasi dan diterima baik oleh Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial.

(*)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033