Syaihu Sempat Ancam Gagalkan Pelantikan
SAROLANGUN – Ruang Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sarolangun Jum’at (30/08) mendadak tegang. Pasalnya, usai Master Of Ceremonies (MC) menyerahkan kepada Ketua Dewan untuk membuka paripurna semula berjalan dengan lancar, namun setelah ketua Dewan mengetuk palu sebanyak tiga kali bertanda acara dimulai, tiba tiba ketua Dewan meminta pendapat kepada anggota dewan lainnya untuk di lakukan skorsing.
Alasan Syaihu meminta skor sidang paripurna karena belum terbentuknya pimpinan sementara, menurutnya sampai paripurna istimewa hari ini dirinya masih ketua dewan naun belum menerima laporan dan menyetujui siapa yang ditunjuk menjadi ketua DPR sementara.
“Sebentar, siapa yang yang memimpin Paripurna sementara, sampai detik ini saya belum menerima laporan untuk pimpinan sementara, meski aturan yang mengatur tentang pemenang pemilu otomatis sebagai ketua sementara, tapi harus ada persetujuan dari ketua DPRD, kalau tidak ada iya batalkan saja pelantikan ini,” jelas Syaihu.
Berita Terkait : Pelantikan Dewan Sarolangun Hanya 34 dari 35 Dewan Terpilih
Setelah mendengar pertayaan dari Ketua Dewan, muncul interupsi dari sejumlah anggota dewan lainnya, antara lain M.Fadlan Arafiqi, Tontawi Jauhari, Hapis Hasbiallah, H.Hurmin, Hermi, dan Ah.Marzuki.
Sempat terjadi perdebatan antara para anggota dewan tersebut, sehingga memakan waktu dari jadwal sebelumnya, suasana pun sempat tegang namun ketegangan tersebut bisa diatas setelah dilakukan musyawarah yakni Golkar, PDIP, Demokrat, PPP, PKS. usai dilakukan musyawarah, akhirnya sidang dilanjutkan (Ajk)
