TANJABBAR -Pemerintah, berkemungkinan akan meningkatkan, status kondisi Kabupaten Tanjabbar menjadi status tanggap darurat. Mengingat keadaan Covid-19 saat ini, tak bisa diremehkan lagi.
Hal ini menyusul, karena adanya pasien 05 yang dinyatakan positif Covid-19, yang dirawat di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.
Baca juga : 32 Orang Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Corona di Tanjabbar
Seperti yang disampaikan Taharuddin, selaku Juru Bicara Pencegahan dan penanggulangan Covid-19, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu(15/4/20).
“Untuk peningkatan status, Provinsi Jambi secara otomatis. Karena ada penambahan positif akan meningkatkan status, dari siaga ke tanggap darurat,” ujarnya.
Untuk Kabupaten Tanjabbar ini bilangannya, masih menunggu hasil dari pada landing sektor BPBP, yang akan melakukan rapat dengan dinkes dan RSUD dan IDI.
“Kemungkinan kita juga akan meningkatkan status tanggap darurat, di Tanjabbar ini,” bebernya.
Soal kondisi pasien, kata Taharuddin saat ini kondisi fisik pasien 05, dalam keadaan sehat.
Saat ditanya apakah pihaknya dalam waktu dekat akan merujuk pada RSUD Provinsi Jambi, katanya untuk saat ini pasien 05 tidak mungkin di rujuk.
” Pasien saat ini masih di isolasi di RS Daud Arif sampai kondisi dinyatakan negatif corona,” Terangnya.
Ia menjelaskan bahwa, yang bersangkutan tidak mungkin akan dirujuk bilamana kondisi fisiknya sehat.
” Karena kenapa RS Daud Arif merupakan RS rujukan, artinya secara fasilitas dan tenaga medis mencukupi. Jadi tidak mungkin di rujuk ke provinsi, Tegasnya.
Lihat juga video : Update Data Terbaru COVID-19 di Jambi
Namun, diterangkan oleh Taharuddin jika memang pasien memiliki gejala penyakit yang berat maka akan di rujuk ke RS Provinsi Jambi.
” Pasien 05 ini seorang pengusaha, perempuan. Saat ini kondisinya baik,” Sebutnya. (hry)
