Tak Hanya Kencan di Kamar, Pria Ini Juga Bawa Kabur Motor Korban

SAMARINDA – April Yanto, 28, melakukan dosa dua kali dalam waktu bertemu. Dia berkencan dengan wanita bukan disebut di kamar penginapan. Setelah itu, dia membawa sepeda motor milik si perempuan itu.

Kejadian berawal saat Yanto berselancar di salah satu aplikasi media sosial. Michat. Sebuah aplikasi khusus menambah pertemanan. Matanya tertuju pada satu nama perempuan berinisial Fr.

Selama berjalannya waktu, bertemu seluruh pertemuan di Jalan Siradj Salman, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (20/7).

Bak disambar petir di siang bolong, di antara foto dan berbeda. Namun, hubungan terlarang masih terlaksana. “Kan kami sudah ada pembicaraan sebelumnya. Ya terus terang sih agak kecewa. Bedalah, ”ucap pria bertubuh gempal itu.

Pria yang akrab disapa Yanto yang berurusan dengan bayaran kencan singkat. “Nah malam itu aku sebenarnya ingin bertemu teman di Antasari,” akunya.

Namun tidak ada kendaraan. Perempuan 30 tahun itu menyebut Yanto menawarkan motornya untuk dipinjamkan.

Bukan ke rumah teman di Antasari, Honda Beat KT 6840 IS yang dikemudikannya berbelok ke salah satu tempat hiburan malam (THM) di Jalan Gatot Subroto, Sungai Pinang.

“Dia (Fr) saya tinggal bersama teman dan mengeluarkan uang Rp 300 ribu,” ungkapnya. Tak kembali ke penginapan, motor milik Fr malah dititipkan ke rekannya di Jalan Perintis, Sungai Pinang.

Dia bersama sang istri pulang ke Balikpapan. Ponsel pribadi. “Daripada ketahuan istri, Pak. Makanya saya titip ke teman juga, ”ungkapnya. Sepanjang jalan dia menerima cemas.

Yanto yang tinggal di Balikpapan pun diterima. Di salah satu kawasan Kota Tepian, pelaku itu diringkus. “Ya akhirnya ketahuan juga, Pak,” ungkapnya kepada petugas.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polresta Samarinda, Iptu Wawan Gunawan menjelaskan, mencegah bukan perkara takut dengan istri. “Motor dan handphone dibawa kabur kok. Jelas melakukan kejahatan, ”sebut perwira Polri Balok dua itu.

Belum diakui pasti Yanto sudah beraksi berkali-kali atau belum. “Itu yang masih kami cari,” pungkasnya.

Sumber : JPNN.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033