MUARO JAMBI – Entah apa yang merasuki buruh di Muaro Jambi ini, hingga nekat habisi nyawa bos nya sendiri dengan cangkul, lantaran tak di kasih pinjaman uang untuk di kirimkan pada orang tuanya.
Sadisnya, setelah menghabisi nyawa bos nya tersebut, Pelaku berinisial AP ini mengubur mayatnya dalam lobang yang sudah di siapkan, sejak 3 hari sebelum kejadian.
Baca juga : Kepolisian Muaro Jambi Terus Gelar Vaksinasi Massal, Hari ini Tangkit
Ironisnya lagi, pasca membunuhnya pelaku sempat membuat laporan kehilangan bos nya ke Polresta Jambi. Hal ini, guna menutupi aksi bejat yang telah ia lakukan tersebut.
Seperti yang di sampaikan Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja dalam konferensi pers pengungkapan kasus yang di gelar di Mapolres Muaro Jambi, Senin (04/10/2021).
Kapolres mengatakan, pada hari Jumat (17/09/2021), terjadi peristiwa berdarah di Muaro Jambi terhadap korban atas nama Damson (57). Di mana pelakunya adalah Arji Pratama dengan Inisial AP (23), yang tak lain adalah anak buahnya sendiri.
Bilang Kapolres, awalnya korban berupaya mendatangi korban meminta atau mengambil uang, namun pelaku malah mengambil cangkul lalubdi layang ke kepala korban.
“Setelah korban di hantam dengan pacul ini, langsung di kuburkan oleh pelaku. Ternyata tersangka sudah menyiapkan kuburan sebelum melakukan aksi pembunuhan terhadap korban. Pelaku di kuburan sudah tiga hari,” terangnya.
Selain itu, untuk menghilangkan jejak, pelaku membuka baju korban, lantaran di baju korban berlumuran darah. Baru di kubur.
“Di TKP di temukan Pacul dan kendaraan HP di dekat lokasi, korban sudah 3 hari di kubur. Di pukul di bagian kepala sebelah kiri. Korban di lepas baju,” tambahnya.
Sedangkan motif pembunuhan tersebut, yakni dendam karena tidak di berikan pinjaman uang oleh korban. Sehingga pria yang merupakan buruh di Muaro Jambi ini, nekat habisi bos nya di cangkul.
Atas perbuatannya, di jerat hukum pidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
Pengakuan Pelaku
Sementara itu, atas pengakuan pelaku pembunuhan tersebut bermula karena dendam tak di kasih pinjaman uang. Padahal, uang tersebut mau di kirim ke orang tuanya, dan kebutuhan membeli pakaian.
“Seminggu sebelumnya, gara-gara tidak mau meminjamkan uang, tapi tidak dikasih. Uangnya untuk mengirimkan ke orang tua, dan beli pakaian,” ungkap AP pada sejumlah awak media.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Kemudian, pelaku juga mengaku menyesali perbuatan yang telah di lakukan, hingga merenggut nyawa bos nya tersebut.
Kini, Ia telah di amankan Polres Muaro Jambi dan akan di proses sesuai hukuman yang berlaku. (Nrs)
