SUNGAI PENUH – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibeberapa titik di Provinsi Jambi mulai terasa hingga ke Sungai Penuh dan Kerinci. Hal tersebut sudah dirasakan beberapa hari belakangan ini.
Dari pantauan media dinamikajambi.com di Kota Sungai Penuh, dampak Karhutla tersebut dapat dilihat dari tebalnya asap hingga mengurangi jarak pandang bagi pengguna kendaraan bermotor.
Dari keterangan yang disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Azwarman, dikatakan bahwa kabut asap yang terdampak dari karhutla tersebut belum termasuk dalam kategori bahaya bagi masyarakat khususnya di Kota Sungai Penuh.
“Masih kategori aman bagi masyarakat, jadi silahkan masyarakat beraktifitas seperti biasanya,” kata Azwarman, Selasa (30/7/9)
Ditambahkannya, hingga kini kami belum menerima laporan terkait adanya korban yang terjangkit ISPA yang diakibatkan dari kabut asap tersebut.
“Sampai saat ini kami belum menerima adanya korban terkait dampak dari kabut asap kiriman dari kebakaran hutan disebagian wilayah Provinsi Jambi ini,” jelasnya
“Namun jika memang kabut asap tersebut sudah mulai mengganggu masyarakat maka nantinya kami akan memberikan himbauan untuk memakai masker jika beraktifitas diluar rumah,” tutupnya. (Jul)
