Sudah Buktikan Sendiri, Abdul Salam Ingin Perjuangkan APBN Untuk Budidaya Ikan Jambi

MERANGIN – Selain dikenal sebagai politisi senior, sosok Abdul Salam HD S.Hi juga dikenal sebagai pengusaha. Mulai dari alat berat, kolam wisata hingga perkebunan seolah tak bisa dilepaskan dari tokoh besar Pamenang, Kabupaten Merangin itu.

Belakangan, Salam bertekad memperjuangkan budidaya ikan air tawar. Usaha yang dilakoninya beberapa waktu belakangan ini, diharapkan dapat menyentuh masyarakat sekaligus mendongkrak ekonomi.

“Ada beberapa alasan, kenapa saya ingin sekali mendorong hal ini. Pertama, adalah kepentingan ekonomi. Dimana, masyarakat Jambi khususnya Merangin yang bergantung pada sawit dan karet, dapat mendongkrak ekonominya dengan budidaya ikan,” ungkap Salam pada awak media, Sabtu (2/2) malam.

Selanjutnya, sambung politisi Perindo ini, adalah upaya pemanfaatan lahan kosong. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, budidaya ikan dapat menjadi sumber penghasilan warga.

“Yang kedua, dari pada lahan jadi semak bae, mending dibuat kolam. Kalau semak ada ular, kalau kolam, bisa jadi uang,” kata Salam.

Jika nantinya Ia terpilih pada Pemilihan Legislatif 2019 ke DPR RI, Salam bertekad memperjuangkan budidaya ikan ini. Seperti halnya Jembatan Jelatang yang ia bawa dari DPRD Provinsi Jambi, Salam bertekad membawa APBN untuk budidaya ikan seperti ikan baung dan ikan lemak.

“Ini yang perlu diingat, bahwa kita masih mendatangkan ikan dari luar Jambi untuk memenuhi kebutuhan kita. Artinya, budidaya ikan ini punya peluang,” terang Salam seraya menyebutkan ikan di kolamnya didatangkan dari Riau.

Bilangnya, budidaya ikan sangat menggiurkan. Selain resiko kematian dan kerugian yang kecil, iklim Jambi pun sangat mendukung budidaya. Contohnya ikan Baung dan Ikan Kelemak yang tengah dibudidayakan Salam, berbobot 1 kg/ekor dalam 11 bulan.

Produksi ikan budidaya di Provinsi Jambi sendiri, mencapai 49 ribu ton/tahun. Sementara untuk ikan laut dan perairan, mencapai 51 ribu ton/tahun. Provinsi Jambi masih kekurangan 17 ribu ton/tahun, dengan kebutuhan ikan mencapai 117 ribu ton. (Erw)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page