Soal SPAM, Ini Kata Anggota DPRD Muaro Jambi

BERITA MUARO JAMBI –  Anggota DPRD Muaro Jambi, menilai program Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM tak tepat sasaran. Ini di katakannya, setelah anggota dewan Dapil Jaluko, menemukan kejanggalan pada Sabtu (9/1) lalu.

Anggota DPRD Kabupaten Muarojambi, Ulil Amri mengatakan bahwa dari hasil evaluasi anggota Dewan Dapil Jaluko yang terdiri dari Zulkifli, Sukarman Bontet, Wiji dan Sumarsen Purba.

Baca juga : Peduli Angka Tuberculosis, Komunitas Eliminasi TBC Sambangi DPRD Kota Jambi

Anggota DPRD Muaro Jambi menilai, proyek pengembangan jaringan perpipaan SPAM Unit,  Layanan Sungai Duren (DAK Reguler) tidak tepat sasaran.

Pasalnya, proyek yang di tujukan untuk meringankan warga kurang mampu mendapatkan layanan air bersih, justru di salahgunakan.

Di berikan ke warga perumahan, yang notabene pemasangan jaringan listrik dan air bersihnya, tanggung jawab pengembang.

“Kita sayangkan proyek itu tidak tepat sasaran. Seharusnya proyek untuk masyarakat kurang mampu bukan untuk perumahan yang belum ada penghuninya,” kata dia.

Tak hanya itu. Menurutnya, ada perumahan yang rumahnya tidak ada penghuni, malah dipasang meteran.

Terpisah, Kadis PUPR Muaro Jambi, Yultasmi mengatakan program ini sebenarnya untuk masyarakat.

Menurutnya, criteria penerimanya di tentukan oleh PDAM, sejak perencanaan.

Lihat juga video : Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Indramayu, Terdengar Ledakan

“Bisa juga tanya dengan PDAM, kriteria yang di tentukan pada saat survey perencanaan mendampingi Dinas PUPR. Karena titik dan lokasi PDAM yang lebih mengetahui,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muaro Jambi, Tamzil belum berhasil di konfirmasi.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube