Soal Jembatan Terbengkalai, Dewan Angkat Bicara

BATANGHARI – Jembatan Plaju II yang terletak di kecamatan batin XXIV terlihat terbengkalai hingga ditumbuhi rumput liar dan tidak dapat digunakan, dari dua lajur jalan di jembatan plaju II hanya satu lajur yang dapat digunakan, untuk itu perlu perhatian pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.

Melihat keadaan jembatan plaju II ini, Adi Susanto, sebagai anggota dewan dari Kecamatan Batin XXIV angkat bicara. Bilang politisi dari Partai Demokrat itu, sangat menyayangkan terbengkalainya jembatan tersebut.

“Saya juga menyayangkan pembangunan jembatan tersebut hingga terbengkalai. Setahu saya disana ada rumah warga yang harus di ganti rugi untuk pelebaran jalan menuju jembatan tersebut, mungkin itu salah satu kendala untuk melanjutkan pembangunan jembatan itu,” ujar Adi.

Berita Terkait : Setelah Dibangun, Jembatan di Batanghari Terbengkalai

Ketika ditanyakan harapan kedepannya dengan pembangunan jembatan tersebut, Adi berharap pemerintah dapat menyelesaikan pembangunan dengan baik.

“Saya berharap membangunan jembatan itu dapat diselesaikan, sehingga dapat digunakan kedua jalur dan dapat memperkecil terjadinya kecelakaan mengingat jembatan tersebut berada dekat tikungan,” tegas wakil rakyat dari Dapil III itu.

Untuk diketahui bahwasanya jembatan Plaju II berada di Desa Karmeo Kecamatan Batin XXIV, terbengkalai pasca pembangunan. Saat ini, jembatan tersebut tidak di aspal dan tidak ada lanjutan pembangunan. Untuk melanjutkan pembangunan jembatan itu dibutuhkan kerjasama antara legislatif dan eksekutif yang berwenang di bidang pembangunan sarana dan prasarana jalan. (Akr)